Masjid Nurul Fallah

Masjid Nurul Fallah

Jumat, 05 Desember 2008

Plag Gigi pun Ternyata Membahayakan




Dr Ali El-Solh dari University of Buffalo New York (AS) mengingatkan agar semua orang bisa menjaga kesehatan gigi. Menurut penelitian kecil yang dilakukan Dr Ali menunjukkan bahwa gigi yang kotor atau bahkan sampai terjadinya `plag` akan membuat sang pemilik gigi bisa mengalami penyakit paru-paru dan pneumonia.
Dr Ali melakukan investigasi atas 8 pasien disebuah rumah sakit yang mengalami penyakit pneumonia. Dari pengamatan ini Dr Ali dengan jelas melihat bahwa penyakit pneumonia yang diderita oleh 8 pasien itu akibat plag pada gigi mereka sendiri.
Dr Ali juga mengatakan studi yang dilakukanya untuk melihat hubungan antara kesehatan gigi dengan penyakit yang berhubungan dengan pernafasan merupakan yang pertama. "Ini merupakan studi kali pertama yang melihat hubungan antara kesehatan gigi dengan infeksi pada saluran pernafasan."
Demikian jelas Dr. Ali El-Solh yang menjadi kepala tim peneliti. Hasil penelitian Dr Ali El-Solh ini dipublikasikan oleh the journal Chest. Selain melakukan penelitian atas para pasien penyakit pernafasan, Dr Ali El-Solh dan tekan juga melakukan pengujian atas 49 perawat rumah sakit tersebut.
Dimana semua perawat diketahui memiliki resiko yang besar terkena pneumonia. Karena molekul bakteri pneumonia melekat pada jari sang perawat. "Penelitian ini mengindikasikan bahwa plag pada gigi bisa menjadi tempat bagi pathogen yang bisa menyebabkan pneumonia."
Sehingga Dr Ali El-Solh menyarankan agar para perawat yang membantu pasien agar selalu memelihara gigi mereka. (mydoc/bb)

Hindari Flu dengan Rajin Cuci Tangan


Tidak salah memang jika para ibu selalu meminta agar selalu membersihkan tangan, makanan sayuran dan tidur dengan teratur. Menurut sejumlah dokter dan ahli nutrisi kebiasaan baik itu bisa menghindarkan seseorang dari penyakit flu. Menurut Dr R Michael Gallagher, kebiasaan itu setidaknya bisa menjadi hal yang terbaik untuk kesehatan seseorang.
Ia menjelaskan bahwa kebiasaan untuk hidup sehat, diet yang seimbang serta istirahat yang cukup merupakan sebuah hal yang mampu menjaga kesehatan seseorang untuk terkena flu. Menyebarnya flu burung memang telah membuat sejumlah pihak kembali berusaha menerapkan kebiasaan hidup yang sehat. Karena sejauh ini flu burung itu belum bisa diobati dan telah menyebabkan kematian disejumlah negara.
"Menjaga kebiasaan sehat mungkin akan menjadi hal yang terbaik bagi anda sendiri," tegas ahli fisik dari University of Medicine and Dentistry of New Jersey's School of Osteopathic Medicine ini. Dr Gallagher juga memperkirakan bahwa orang yang bekerja terlalu keras dan kurang melakukan keseimbangan nutrisi merupakan mereka yang akan terkena lebih besar terkena flu.
Selain tidur cukup (7-8 jam sehari), menjaga stress merupakan sesuatu yang penting juga diperhatikan. "Karena terlalu banyak stress bisa merusak sistem kekebalan tubuh," jelasnya. "Apa yang anda lakukan dalam kebiasaan sehat itu merupakan upaya untuk memutus transmisi flu dan kebiasan itu biasanya telah disampaikan oleh ibu kita sejak kecil," tambah Dr. Mitchell Cohen.
Ahli dari the federal Centers for Disease Control and Prevention (CDC) ini menambahkan bahwa mengurangi sentuhan tangan ke mata, hidung atau mulit juga bisa menjadi sesuatu yang penting untuk terhindar dari flu. Karena jika tangan tidak bersih sentuhan itu bisa membawa infeksi yang tidak lain adalah flu. Sebuah virus bisa bertahan hidup selama lima jam sejak ia menjangkiti dari sentuhan.
Dr Ron Davis dari American Medical Association merasa yakin sanitasi yang baik merupakan sesuatu yang bisa menjadi alternatif jika sabun dan air kurang tersedia. Untuk menjaga kekebalan tubuh, seseorang sebaiknya mengkonsumsi ikan yang memiliki kandungan vitamin A, C dan E, susu dan buah-buahan.
Para dokter dan ahli nutrisi berharap pesan yang mereka sampaikan setidaknya bisa membuat orang berhati-hati karena kebanyakan orang sering mengabaikan setidaknya untuk mencuci tangan. (mydoc/bb)

Dampak Orang Tua Perokok pada Anak

Sekali lagi, sebuah studi memperlihatkan bahwa merokok tidak hanya berbahaya bagi diri sendiri namun juga bagi lingkungan sekitar mereka. Laporan dari Dr Paolo Vineis seperti yang dilansir oleh The British Medical Journal menyatakan anak-anak memiliki resiko paling besar dari para orangtua perokok.
Dampak perokok pada non perokok (perokok pasif) sudah lama diketahui. Namun bahaya mengenai orangtua perokok pada kesehatan anak-anak baru kini mengemuka. Dari penelitian yang dilakukan oleh Dr Paolo Vineis disejumlah negara Eropa diketahui bahwa anak-anak mengalami dampak paling tinggi.
Yaitu sekitar tiga kali lipat terkena kanker paru-paru dan masalah yang berhubungan dengan pernafasan lainya dari orangtua yang perokok. Dr Paolo menyebut hasil penelitiannya kali ini sangat berbeda dengan penelitian dampak rokok pada kesehatan manusia.
Dr. Paolo Vineis merupakan seorang profesor dari Imperial College London (Inggris). Selama hampir tujuh tahun, Dr Paolo melakukan penelitian atas 123.000 orang dari 10 negara Eropa yang diketahui menjadi perokok pasif. Dalam kurun itu, 97 orang kemudian diketahui terkena kanker paru-paru, 20 terkena masalah dengan pernafasan dan 14 meninggal.
Resiko anak-anak terkena kanker paru-paru mengalami kenaikan sampai 3.6 kali dari orangtua perokok karena anak-anak ini telah menjadi seorang perokok pasif. Secara keseluruhan penelitian juga menunjukan resiko terkena penyakit yang berhubungan dengan paru-paru akan mencapai 30% bagi anak-anak perokok pasif ini.
Angka itu akan lebih tinggi dibandingkan dengan resiko para perokok yang sudah pensiun dari merokok. Di AS ditengarai 1900 hingga 2700 kasus kematian pada jabang bayi disebut-sebut karena mereka merupakan perokok pasif. Tidak heran Dr Paolo pun menyarankan agar sejumlah negara mulai memperkenalkan hukum untuk melindungi para perokok pasif ini.
Merokok dirumah memang tidak dilarang namun Dr Paolo menyarankan orang tua seharusnya tidak merokok di rumah saat anak-anak mereka berada disekitarnya. Dr. Norman Edelman memberikan saran lain bahwa seandainya harus merokok disarankan untuk tidak merokok diruangan tertutup. (mydoc/bb)

Berita Buruk Picu Serangan Jantung


Rahasia dampak berita buruk yang mampu mengejutkan jantung mampu dipecahkan oleh tim riset dari John Hopkins University pimpinan Ilan Wittstein. Seperti yang dipublikasikan melalui the New England Journal of Medicine, Ilan Wittstein menyatakan bahwa berita buruk berhubungan erat dengan pelepasan sejumlah hormon.
Sejumlah hormon seperti adrenalin dan hormon terkejut lainya, disebut-sebut mampu mengejutkan jantung setelah seseorang mendengar kabar buruk atau sedih. Dari studi yang dipublikasikan itu disebut pula bahwa jika tidak ditangani dengan benar maka hal itu bisa disalah artikan sebagai sebuah serangan jantung.
Karena kejutann yang ditimbulkanya hanya berlangsung sementara terutama pada akhir pekan saja. Setelah melakukan penelitian atas 19 pasien yang datang ke rumah sakit dengan gejala yang sama dengan serangan jantung para peneliti melihat bahwa tidak seperti gejala serangan jantung lainya pada pasien yang umumnya para wanita manula ini tidak ditemukan penyumbatan darah pada arterti seperti umumnya para penderita serangan jantung lainnya.
Para dokter yang semula menganggap sebagai serangan jantung itu menemukan adanya tumbukan `stress hormones` yang tinggi terutama pada `adrenalin` dan `noradrenalin` pada pasien di dalam darah mereka. Merurut para periset, `stress hormones` bisa menjadi racun pada jatung dan sangat efektif untuk menjadi sebuah kejutan.
Pasien yang mengalami stress juga memiliki hormon tinggi pada otak yang disebut dengan `brain natriuretic peptide` sekaligus sebagai indikasi bahwa jantung bekerja diatas normal. Hasil pantauan dengn menggunakan `echocardiograms` yang digunakan untuk mengukur tingkat fungsi jantung juga menunjukan gelombang yang unik setelah seorang pasien dikabarkan mengalami serangan jantung.
Dalam kasus serangan jantung, seorang pasien baru bisa memulihkan kondisi setelah beberapa pekan atau bulan. Yang pasti tim periset dari University of Hopkins ini tidak menjelaskan bagaimana `stress hormones` bisa berdampak pada jantung.
Mereka hanya melihat kemungkinan sebuah cairang kimia yang bisa mempengaruhi denyut jantung sehingga jantung mengalami kelebihan beban. Tim merekomendasikan dilakukanya penelitian lanjutan kepada orang-orang yang secara genetika memiliki kondisi semacam ini. (mydoc/bb)

Konsumsi Kokain Picu Pengecilan Volume Otak

Analis atas 27 otak para pengguna zat adiktif kokain telah membuat tim ahli pimpinan Dr. Hans C. Breiter dari Massachusetts General Hospital Boston (AS) berkesimpulan bahwa volume otak pengguna zat adiktif kokain berukuran sangat kecil dan itu berdampak pada aktifitas pengguna zat adiktif.
Hasil penelitian dari Boston itu sekaligus memperjelas bagaimana seseorang mengalami ketidakberuntungan jika sudah bersentuhan dengan zat adiktif. Volume otak ke-27 pengguna za adiktif kokain itu dibandingkan dengan volume otak 27 orang yang sehat dan tidak pernah menyentuh kokain.
Hasilnya volume otak dan struktur yang disebut dengan `amygdala` pada 27 pengguna zat adiktif lebih kecil dibandingkan dengan ukuran yang normal. Meski belum secara jelas bagaimana penyusutan terjadi namun kecilnya ukuran `amygdala` kemungkinan besar akibat penggunaan zat adiktif seperi kokain.
`Amygdala` sendiri seperti sebuah kumpulan kecil syaraf pada otak yang juga berpengaruh pada proses terbentuknya emosi. Kecilnya ukuran otak dan berpengaruh pada emosi membuat hasil negatif pada aksi pengguna zat adiktif. Hasil penelitian Dr Breiter itu dipublikasikan melalui the journal Neuron, meski Dr Breiter tidak bisa menjawab pertanyaan bagaimana volume amygdala yang kecil merupakan dampak dari kontribusi penggunaan zat adiktif.
Breiter memberikan penjelasan singkat bahwa volume amygdala pada orang normal akan berkembang lebih besar pada sisi kiri otak dan pada pengguna zat adiktif keseimbangan ukuran itu menjadi tidak simetris. Dalam waktu singkat penggunaan zat adiktif akan membuat proses degerasi pertumbuhan otak.
Dalam waktu panjang, penggunaan zat adiktif akan membuat ketidaknormalan pada aksi kehidupan sehari-hari. Dr Breiter menggunakan `magnetic resonance imaging (MRI)` untuk melakukan pengindraan atas 27 pengguna zat adiktif sehingga bisa menghasilkan gambar ukuran volume otak.
Pada pengguna zat adiktif ukuran amygdalas rata-rata 13 persen lebih kecil dari rata pada otak kiri dan 23 persen lebih kecil pada rata-rata volume otak pada sebelah kanan. (mydoc/bb)

Madu, Si Manis Yang Banyak Manfaatnya

Manfaat Madu:

1. Kerontokan rambut
Orang yang mengalami kerontokan rambut atau kebotakan dapat memakai campuran minyak zaitun panas, 1 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis sebelum mandi. Oleskan di kepala dan diamkan selama kira-kira 15 menit setelah itu baru dibasuh. Penelitian itu juga membuktikan ramuan yang didiamkan dikepala selama 5 menit pun tetap efektif.
2. Infeksi kandung kemih
Campurkan 2 sendok makan bubuk kayumanis dan 1 sendok teh madu ke dalam segelas air suam-suam kuku. Setelah itu diminum. Ramuan ini membunuh kuman-kuman dalam kandung kemih.
3. Sakit gigi
Buat campuran 1 sendok teh bubuk kayu manis dan 5 sendok teh madu.
4. Kolesterol
Kadar kolesterol darah dapat diturunkan dengan 2 sendok makan madu dan 3 sendok teh bubuk kayu manis yang dicampur dalam 16 ounce (16 kali 28 gram kira kira 1 pon = 454 gram) air teh. Ramuan ini dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah sampai 10 persen dalam 2 jam. Madu murni yang diminum sehari-hari meringankan gangguan kolesterol.
5. Pilek
Pilek ringan dan berat dapat disembuhkan dengan 1 sendok makan madu suam-suam kuku dan ¼ sendok teh bubuk kayu manis setiap hari selama 3 hari. Ramuan ini dapat menyembuhkan hampir semua batuk dan pilek kronis serta membersihkan sinus.
6. Mandul
Pengobatan Yunani dan Ayurveda telah menggunakan madu selama bertahun-tahun untuk memperkuat semen (air mani = sperma) para pria. Dua sendok makan madu yang diminum secara teratur sebelum tidur akan berefek menyuburkan. Wanita Jepang, Cina dan Asia Timur yang sulit hamil dan ingin memperkuat rahim, lazim mengkonsumsi bubuk kayu manis sejak berabad-abad lalu.
Wanita yang sulit hamil sebaiknya sesering mungkin mengoleskan madu dan sesendok teh bubuk kayu manis pada gusinya. Kayu manis akan bercampur dengan air ludah dan memasuki tubuh. Ada pasangan suami istri dari Maryland tidak memiliki keturunan selama 14 tahun dan nyaris putus asa. Ketika mengetahui khasiat kayu manis dan madu, mereka mengkonsumsi ramuan tersebut. Sang istri mulai mengandung dan melahirkan bayi kembar.
7. Sakit perut
Madu yang dicampur bubuk kayu manis dapat mengobati sakit perut. Juga dapat membersihkan perut, serta menyembuhkan bisul sampai ke akar-akarnya.
8. Kembung
Penelitian yang dilakukan di India dan Jepang menyatakan bahwa madu yang diminum bersama kayu manis dapat mengurangi gas dalam perut.
9. Bau napas
Satu sendok teh madu dan bubuk kayu manis yang dicampur dalam air panas dapat membuat nafas tetap segar sehari penuh. Orang Amerika Selatan biasa meminum ramuan tersebut di pagi hari.
10. Sakit kepala sinus
Minum campuran madu dan juice jeruk dapat menyembuhkan sakit kepala karena sinus.
11. Kelelahan
Studi terakhir menunjukkan bahwa kandungan gula dalam madu lebih bermanfaat daripada merugi-kan bagi tubuh. Warga usia lanjut yang mengkonsumsi madu dan bubuk kayu manis dengan ukur-an sama, terbukti lebih bugar dan fleksibel. Penelitian Dr. Milton membuktikan ½ sendok makan madu yang diminum bersama segelas air dan ditaburi bubuk kayu manis dapat meningkatkan vitali-tas tubuh dalam seminggu. Ramuan tersebut diminum setiap hari setelah menggosok gigi dan jam 3 sore pada saat vitalitas tubuh menurun.
12. Kanker
Riset terakhir di Jepang dan Australia menunjukan bahwa kanker perut dan tulang stadium lanjut dapat disembuhkan dengan madu dan kayu manis. Pasien cukup minum 1 sendok makan madu dengan 1 sendok teh bubuk kayu manis selama sebulan 3 kali sehari.
13. Kelebihan berat badan
Minum segelas air yang direbus bersama madu dan bubuk kayu manis setiap pagi ½ jam sebelum sarapan atau saat perut masih kosong. Bila dilakukan secara teratur dapat mengurangi berat badan, bahkan bagi orang yang sangat gemuk, minum ramuan ini secara teratur akan mencegah lemak terakumulasi dalam tubuh, meski tetap makan makanan kalori tinggi.
14. Influenza
Ilmuwan Spanyol telah membuktikan bahwa madu berisi kandungan alami yang membunuh kuman influenza dan menyembuhkan pasien dari flu. Maka minumlah madu ketika akan flu.
15. Jerawat
Oleskan 3 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis pada wajah sebelum tidur. Basuh keesokan harinya dengan air hangat. Bila dilakukan rutin setiap hari selama 2 minggu, akan menyembuhkan jerawat sampai ke akar-akarnya.
16. Infeksi kulit
Ambil 1 bagian madu dan 1 bagian bubuk kayu manis, oleskan pada bagian kulit yang sakit.
17. Mencegah penuaan
Teh yang dicampur madu dan bubuk kayu manis dan diminum tiap hari dapat mencegah penuaan. Ambil 4 sendok madu, 1 sendok bubuk kayu manis dan 3 cangkir air kemudian rebus seperti mem-buat teh. Minumlah sebanyak 4 kali sehari. Ramuan ini membuat kulit segar dan halus serta men-cegah penuaan. Harapan hidup juga bertambah
18. Arthritis (radang sendi / Encok)
Ambil 1 bagian madu dan 2 bagian air suam-suam kuku. Tambahkan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis. Campur madu, air suam-suam kuku dan bubuk kayu manis. Pijat ke bagian yang sakit secara perlahan. Rasa sakit akan berkurang dalam waktu 1-2 menit. Atau penderita arthritis dapat minum 1 cangkir air panas dengan 2 sendok madu dan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis setiap hari, pagi dan malam.
Bila diminum teratur, ramuan ini dapat mengobati penyakit arthritis kronis. Penelitian terakhir Copenhagen University menggunakan campuran 1 sendok makan madu dan ½ sendok teh bubuk kayu manis yang diberikan kepada pasien sebelum sarapan. Hasilnya dalam seminggu 73 dari 200 pasien yang diobati sembuh total. Kebanyakan pasien yang tidak dapat berjalan atau bergerak karena arthritis dapat berjalan tanpa rasa sakit.
19. Penyakit jantung
Oleskan madu dan bubuk kayu manis pada roti pada waktu sarapan setiap harinya. Madu dan kayu manis mengurangi kolesterol dalam pembuluh arteri, dan mengurangi resiko serangan jantung. Orang yang sudah terkena serangan jantung bila mengkonsumsi madu dan kayu manis setiap hari dapat terhindar dari serangan jantung kedua.
Konsumsi madu dan kayu manis secara teratur dapat memperlancar pernapasan dan memperkuat detak jantung. Panti Wredha (jompo) di Amerika dan Kanada, berhasil mengobati penghuninya yang memiliki gangguan pembuluh darah karena tersumbat, dan berkurang fleksibilitasnya karena usia, dengan ramuan tersebut. (mydoc/bb)

iPods Bikin Telinga Berdengung

Musik salah satu cara pendongkrak semangat, musik membuat hidup lebih hidup, tapi apa jadinya jika musik bikin telinga berdengung? Tentu bukan musik yang bikin telinga 'ngungung', tapi perilaku kita mendengarkan musik yang membuat pendengaran jadi tak tajam lagi.
Para peneliti di Australia menemukan sekitar seperempat pengguna iPods mengalami gangguan pendengaran. iPods mania atau pemakai portable music players lainnya sering beresiko mengalami kenaikan telinga berdengung (tinnitus) atau masalah pendengaran lainnya, kecenderungan ini lebih banyak dijumpai pada pengguna iPods yang gila-gilaan memutar volume iPods-nya.
National Acoustic Laboratories di Sydney meminta para responden mendengarkan musik dengan volume sebanding dengan perangkat bermesin motor (ie: mesin bor). Para peneliti menemukan bahwa tingkat dengungan (tinnitus) akan meningkat karena pendengaran tak bisa lagi mengadopsi kebiasaan normal telinga mereka.
Penelitian tersebut mencatat sekitar 25 persen responden cenderung mendengarkan iPods ataupun portable musik lainnya dalam kapasitas 'bising' sebanding dengan tingkat kebisingan suara-suara pada alat pemotong rumput maupun perangkat bermesin motor, dengan rata-rata intensitas diatas 85 decibels.
Dalam ukuran normal, orang dengan pendengaran normal audiogram-nya terletak antara 0 sampai 20 decibels, lebih dari 30 decibels dengan rentangan sampai 100 desibel berarti ada gangguan pendengaran.
Ukuran intensitas pendengaran normal dicatat dalam bentuk audiogram, dimana audigram yang terletak antara 30 sampai 40 decibels termasuk gangguan ringan. Dari 40 sampai 60 decibels termasuk skala sedang. Antara 60 sampai 90 desibel sudah berat. Sebagai gambaran, bunyi mesin bor jalanan sama dengan 100 desibel. Mesin pesawat terbang 120 desibel. Sedang ruangan yang tenang kira-kira sekitar 30 sampai 40 desibel.
"Menikmati alunan musik disco, menghadiri pesta dansa, bekerja di pabrik, mendengarkan musik sambil berkendara atau hanya mendengarkan musik didalam kamar, apapun kondisinya jika mengganggu telinga hal tersebut sudah termasuk kategori 'kebisingan'," ujar Professor Harvey Dillon, penggagas penelitian.
"Akan lebih baik jika mendengarkan musik dalam frekuensi normal, mungkin gangguan ini tak tampak dalam waktu dekat namun tak menutup kemungkinan memicu gangguan yang lebih berat beberapa tahun mendatang," tambah Prof. Dillon. (bb)

Lima Sekawan Penghalau Lemak

Saat Lebaran Anda terpaksa mengonsumsi banyak makanan berlemak? Jangan tunda untuk segera "membereskannya". Berikut ini beberapa pilihan yang dapat diambil untuk menyingkirkan lemak dari tubuh kita.

Teh Hijau
Pamor teh hijau makin mendunia setelah semakin banyak riset mengungkapkan manfaat sehatnya. Teh hijau disebut bagus untuk membantu memerangi penyakit sekelas jantung dan kanker. Penelitian juga membuktikan bahwa minum teh hijau bisa membantu memerangi penumpukan lemak.

Penelitian yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition itu mengungkapkan bahwa orang yang minum sebotol minuman ekstrak teh hijau setiap hari selama tiga bulan ternyata kehilangan lemak tubuh lebih banyak dibandingkan dengan yang minum hanya teh oolong. Zat yang membantu memicu penurunan lemak tubuh itu ternyata ada pada katekin. Ia menstimulasi tubuh membakar kalori dan menurunkan lemak tubuh.
Teh hijau sama seperti teh hitam dan oolong, berasal dari tanaman bernama Latin Camellia sinensis. Namun, dalam pemrosesannya, teh hijau tidak difermentasi seperti "saudara-saudaranya" yang lain. Sama-sama mengandung polifenol seperti jenis teh lain, khusus teh hijau kaya akan jenis polifenol bernama katekin. Zat inilah yang berkhasiat antiperadangan, antikanker, serta menurunkan penumpukan lemak dan kolesterol.Sebanyak 35 pria Jepang diukur penurunan lemak tubuhnya dalam penelitian soal manfaat katekin untuk penurunan lemak itu. Mereka punya berat badan yang sama serta ukuran lingkar pinggang, lalu dibagi menjadi dua kelompok.
Tiga bulan pertama, kelompok pertama minum teh oolong yang diperkaya ekstrak katekin 690 mg. Kelompok kedua minum teh oolong dengan tambahan 22 mg katekin.Selama penelitian para pria itu sarapan dan makan malam yang sama dan diberi instruksi mengontrol kalori dan asupan lemak, sehingga total pola makannya sama. Setelah tiga bulan, para pria yang minum ekstrak teh hijau mengalami penurunan berat badan lebih banyak.Mereka juga mengalami penurunan indeks massa tubuh, ukuran lingkar pingang, dan total lemak tubuh. Tak hanya itu, mereka yang minum teh hijau mengalami penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) pula.
Jeruk Nipis
Buah jeruk nipis adalah andalan para yogi untuk hidup sehat. Filosofi pengobatan India kuno Ayurveda percaya bahwa makanan pertama yang kita santap di pagi hari akan mengatur suasana hati selama seharian. Dengan kepercayaan itu, mereka minum segelas air hangat yang diberi potongan jeruk nipis atau lemon.
Segelas air hangat dan jeruk nipis itu menstimulasi saluran cerna dan gerakan peristaltik usus kita. Dalam waktu tak lama setelah minum, urusan buang air besar pun jadi lancar. Racun-racun di saluran cerna terbuang dengan mudah. Selain itu, jeruk nipis bagus untuk tubuh karena kaya akan vitamin dan mineral.
Sayangnya belum banyak penelitian tentang jeruk nipis sebanyak penelitian manfaat teh hijau untuk menghajar lemak atau menurunkan kolesterol. Sebuah penelitian yang tak disebutkan diterbitkan dari jurnal mana, menulis jeruk nipis bisa menurunkan kolesterol. Dalam sebuah tes laboratorium, ditemukan bahwa jika terekspos limonin yang terdapat dalam jeruk nipis, sel hati manusia memproduksi lebih sedikit apo B, sebuah senyawa yang terkait dengan kadar kolesterol.Jeruk nipis bukan hanya menyehatkan kadar lemak dalam tubuh, tetapi juga bisa jadi pilihan untuk mengurangi garam saat mengolah makanan Jeruk jenis ini diyakini bisa lebih mengeluarkan aroma masakan. Masakan jadi lebih lezat dan sehat.
Bawang Putih
Kalau ada peribahasa, sebuah apel sehari menjauhkan kita dari penyakit, tampaknya itu juga berlaku untuk bawang putih. Selama berabad-abad manusia mengonsumsi bawang putih sebagai bumbu masakan sekaligus sebagai obat.
Bawang putih ini dipercaya punya banyak manfaat penyembuhan. Di antaranya untuk mengobati luka gigitan hewan, nanah, luka, sakit kepala, jerawat, dan termasuk juga mengobati pilek karena kandungan antibakteri, antijamur, dan antivirusnya.
Keunggulan manfaat bawang putih itu berkat kandungan flavonoid di dalamnya. Flavonoid itu memiliki kualitas antioksidan, yang tak hanya bagus untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, tetapi juga untuk kecantikan dan keawetmudaan kulit.Bedanya dengan apel, bawang putih mengandung allicin, cairan berminyak yang bau. Ini yang menjadikan bawang putih memiliki bau yang khas. Meskipun bau, zat allicin ini merupakan bahan antibakteri karena kandungan sulfurnya yang aktif.
Dalam urusan menggempur lemak dan kolesterol yang mengganggu kesehatan, bawang putih juga bisa jadi andalan. Karena kandungan antioksidannya yang kuat, bawang putih bisa membantu mencegah agar kolesterol jahat (LDL) tidak teroksidasi. Dengan cara ini timbunan kolesterol yang menyumbat pembuluh arteri bisa dikurangi dengan konsumsi bawang putih.Meskipun sehat, perlu diingat untuk pasien jantung atau penyakit berat lain agar berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi bawang putih. Jangan konsumsi lebih dari tiga atau empat bawang mentah sehari karena bisa membuat darah jadi encer dan mungkin menyebabkan timbulnya penyakit lain.
Acar
Diperkirakan acar ditemukan di India sekitar 4.000 tahun silam. Makanan ini pernah dipuji manfaat sehatnya oleh Aristoteles. Bahkan, Napoleon Bonaparte mengakui khasiat sehatnya dan memberi acar sebagai salah satu ransum prajuritnya. George Washington pun tak ketinggalan punya koleksi 476 jenis acar.
Acar ketimun dan wortel punya manfaat sehat karena mengandung bakteri baik yang menghambat pertumbuhan bakteri jahat di saluran pencernaan. Acar sayuran ini juga memiliki kandungan vitamin C lumayan tinggi. Kadar antioksidan yang tinggi ini bermanfaat membantu penyerapan zat besi lebih baik.Ahli gizi Carol S. Johnston dari Arizona State University, AS, menemukan bahwa konsumsi acar dapat menurunkan meroketnya kadar gula darah setelah makan. Belum diketahui secara pasti apa yang bisa meredam naiknya kadar gula setelah makan acar, tetapi dia mencurigai asam yang terdapat dalam cuka dan acar mencegah pencernaan karbohidrat di perut.Johnston meneliti sekelompok orang. Dalam kelompok itu sepertiga adalah penderita diabetes tipe dua, seperti penderita pradiabetes, dan sepertiga sisanya tak punya tanda diabetes.
Para subjek penelitian itu diperiksa gula darahnya setelah makan sarapan kaya karbohidrat. Ternyata konsumsi cuka memperbaiki kadar gula darah ketiga kelompok itu, tetapi yang terbaik adalah para penderita pradiabetes.

Sate Penyebab Kanker?

Makanan yang dibakar dapat menyebabkan kanker, benarkah? Menurut beberapa penelitian, ada dua jenis senyawa penyebab kanker yang dapat terbentuk selama proses pemanggangan makanan, yaitu hidrokarbon polisiklik aromatik (PAH) dan amino heterosiklik (HCA).
PAH (terutama benzopiren) terbentuk di dalam asap dan ditemukan di permukaan daging, namun bisa dengan mudah dilenyapkan dengan pengerikan bagian permukaan makanan yang dipanggang atau dibakar.
HCA ditemukan di dalam daging. HCA disebabkan bila daging dimasak dalam suhu tinggi, yang bisa terjadi bila makanan digoreng, dipanggang, maupun dibakar.Namun jangan terlalu khawatir, bila Anda penggemar sate, ikan bakar ataupun barbekyu, Anda bisa meminimalkan risiko terkena kanker dengan mengolah daging secara tepat. Ada beberapa tips penting saat memanggang makanan.

  1. Sebelum dibakar atau dipanggang, terlebih dahulu rendam daging ke dalam bumbu. Ini akan membuat daging lebih lembut sehingga mengurangi waktu pemanggangan.
  2. Atau, bisa juga Anda memasaknya terlebih dahulu agar lebih mudah memanggangnya. Proses pemasakan ini juga bertujuan menghilangkan lemak sehingga saat dipanggang, akan lebih sedikit lemak yang menetes dan menimbulkan asap yang bisa berbahaya.
  3. Sering membolak-balik daging agar tidak gosong.
  4. Jangan memasak langsung di atas arang.
  5. Hilangkan bagian daging yang menghitam karena gosong.

Musim Hujan Datang, Rentan Terkena Gangguan Penglihatan

Musim sedang susah ditebak. Langit yang semula cerah bisa mendadak mendung sehingga menghambat pandangan dan memicu glaukoma.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan curah hujan akan terus meningkat, terutama pada puncak musim hujan pada Desember hingga Januari mendatang. Tidak hanya merebaknya penyakit infeksi, musim hujan ternyata juga bisa menyebabkan gangguan penglihatan yang disebut glaukoma. Gangguan ini disebabkan peningkatan tekanan bola mata, dengan gejala khas penyempitan lapang pandang.
Mekanismenya, saat akan turun hujan, biasanya terjadi mendung dan cahaya di sekitar kita otomatis akan meredup. Nah, ketika cuaca lebih redup, pupil mata cenderung lebih lebar sehingga sudut antara bagian kornea dan iris menyempit. Akibatnya, proses pengeluaran cairan dalam bola mata yang disebut aquos humor menjadi tidak lancar. Dengan begitu, tekanan bola mata pun meninggi dan mencetuskan serangan glaukoma. Selain disebabkan cahaya yang menggelap, serangan glaukoma juga bisa dipicu oleh pemakaian tetes mata yang melebarkan pupil atau bisa juga timbul tanpa adanya pemicu.
"Glaukoma akut primer sudut tertutup lebih sering terjadi pada malam hari atau saat cuaca mendung ketika musim penghujan, terutama rentang bulan November hingga Januari," ujar dokter spesialis mata dari Jakarta Eye Center (JEC), dr Ikke Sumantri SpM.
Episode akut dari glaukoma sudut tertutup dapat menyebabkan penurunan fungsi penglihatan yang ringan, terbentuknya lingkaran berwarna di sekeliling cahaya, atau nyeri pada mata dan kepala. Gejala tersebut berlangsung hanya beberapa jam sebelum terjadinya serangan lebih lanjut. Serangan lanjutan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan secara mendadak dan nyeri mata yang berdenyut. Pada kasus tertentu, bisa disertai mual dan muntah, kelopak mata membengkak, mata berair dan merah.
"Glaukoma akut biasanya terjadi secara mendadak. Tiba-tiba penglihatan kabur, sakit mata, sakit kepala, dan mata merah sehingga penderita cepat menyadarinya. Berbeda dengan glaukoma kronis yang kerusakannya perlahan-lahan sampai menahun dan kemudian jaringannya mati sehingga kerap tak disadari," sebut Ikke.Memang tidak semua orang rentan terkena glaukoma. Biasanya ini terjadi pada mereka yang sudah punya "bakat" glaukoma atau tergolong kelompok risiko tinggi glaukoma, baik yang disebabkan keturunan ataupun faktor lain, seperti trauma dan usia lanjut. Untuk itulah, orang dengan risiko tinggi glaukoma (terutama usia 40 tahun ke atas) disarankan rutin memeriksakan kesehatan mata ke dokter.
Penderita glaukoma juga terkadang sensitif terhadap cahaya yang terlalu terang atau menyilaukan. Hal tersebut tentunya bisa mengganggu aktivitas, misalkan saat menyetir mobil pada malam hari dan berpapasan dengan mobil lain. Untuk itu, upayakan untuk membawa teman atau keluarga saat menyetir atau suruh mereka yang menyetir. Akan lebih baik lagi bila penderita tidak menyetir pada malam hari.Sebagian besar gejala glaukoma akan menghilang setelah pengobatan. Namun, patut diingat bahwa serangan tersebut bisa berulang, dan setiap serangan susulan akan semakin mengurangi lapang pandang orang yang bersangkutan. Pengobatan dengan laser biasanya dilakukan sebagai langkah pencegahan supaya ketika mendung, "sudut mata" yang dimaksud tadi tidak tertutup.Alternatif lainnya adalah melalui pembedahan atau operasi glaukoma. Namun, menurut spesialis mata Klinik Mata Nusantara Jakarta, dr Upik Mahna Dewi SpM, operasi merupakan alternatif terakhir dalam penanganan pasien glaukoma. "Jika bisa diatasi dengan obat-obatan atau laser, maka tindakan bedah tidak perlu dilakukan," ujarnya.

Penyakit Jantung Rematik (PJR)

Penyakit Jantung Rematik (PJR) atau dalam bahasa medisnya Rheumatic Heart Disease (RHD) adalah suatu kondisi dimana terjadi kerusakan pada katup jantung yang bisa berupa penyempitan atau kebocoran, terutama katup mitral (stenosis katup mitral) sebagai akibat adanya gejala sisa dari Demam Rematik (DR)
Demam rematik merupakan suatu penyakit sistemik yang dapat bersifat akut, subakut, kronik, atau fulminan, dan dapat terjadi setelah infeksi Streptococcus beta hemolyticus group A pada saluran pernafasan bagian atas. Demam reumatik akut ditandai oleh demam berkepanjangan, jantung berdebar keras, kadang cepat lelah. Puncak insiden demam rematik terdapat pada kelompok usia 5-15 tahun, penyakit ini jarang dijumpai pada anak dibawah usia 4 tahun dan penduduk di atas 50 tahun.
Seseorang yang mengalami demam rematik apabila tidak ditangani secara adekuat, Maka sangat mungkin sekali mengalami serangan penyakit jantung rematik. Infeksi oleh kuman Streptococcus Beta Hemolyticus group A yang menyebabkan seseorang mengalami demam rematik dimana diawali terjadinya peradangan pada saluran tenggorokan, dikarenakan penatalaksanaan dan pengobatannya yang kurah terarah menyebabkan racun/toxin dari kuman ini menyebar melalui sirkulasi darah dan mengakibatkan peradangan katup jantung. Akibatnya daun-daun katup mengalami perlengketan sehingga menyempit, atau menebal dan mengkerut sehingga kalau menutup tidak sempurna lagi dan terjadi kebocoran.
Tanda dan Gejala Penyakit Jantung Rematik
Penderita umumnya megalami sesak nafas yang disebabkan jantungnya sudah mengalami gangguan, nyeri sendi yang berpindah- pindah, bercak kemerahan di kulit yang berbatas, gerakan tangan yang tak beraturan dan tak terkendali (korea), atau benjolan kecil-kecil dibawah kulit. Selain itu tanda yang juga turut menyertainya adalah nyeri perut, kehilangan berat badan, cepat lelah dan tentu saja demam.

Penegakan Diagnosis Penyakit Jantung Rematik
Selain dengan adanya tanda dan gejala yang tampak secara langsung dari fisik, umumnya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan laboratorium, misalnya; pemeriksaan darah rutin, ASTO, CRP, dan kultur ulasan tenggorokan. Bentuk pemeriksaan yang paling akurat adalah dengan dilakukannya echocardiografi untuk melihat kondisi katup-katup jantung dan otot jantung.

Pengobatan Penyakit Jantung Rematik
Apabila diagnosa penyakit jantung rematik sudah ditegakkan dan masih adanya infeksi oleh kuman Streptococcus tersebut, maka hal utama yang terlintas dari Tim Dokter adalah pemberian antibiotika dan anti radang. Misalnya pemberian obat antibiotika penicillin secara oral atau benzathine penicillin G. Pada penderita yang allergi terhadap kedua obat tersebut, alternatif lain adalah pemberian erythromycin atau golongan cephalosporin. Sedangkan antiradang yang biasanya diberikan adalah Cortisone and Aspirin.Penderita dianjurkan untuk tirah baring dirumah sakit, selain itu Tim Medis akan terpikir tentang penanganan kemungkinan terjadinya komplikasi seperti gagal jantung, endokarditis bakteri atau trombo-emboli. Pasien akan diberikan diet bergizi tinggi yang mengandung cukup vitamin.
Penderita Penyakit Jantung Rematik (PJR) tanpa gejala tidak memerlukan terapi. Penderita dengan gejala gagal jantung yang ringan memerlukan terapi medik untuk mengatasi keluhannya. Penderita yang simtomatis memerlukan terapi surgikal atau intervensi invasif. Tetapi terapi surgikal dan intervensi ini masih terbatas tersedia serta memerlukan biaya yang relatif mahal dan memerlukan follow up jangka panjang.

Pencegahan Penyakit Jantung Rematik
Jika kita lihat diatas bahwa penyakit jantung paru sangat mungkin terjadi dengan adanya kejadian awal yaitu demam rematik (DR), Tentu saja pencegahan yang terbaik adalah bagaimana upaya kita jangan sampai mengalami demam rematik (DR) (terserang infeksi kuman Streptococcus beta hemolyticus).Ada beberapa faktor yang dapat mendukung seseorang terserang kuman tersebut, diantaranya faktor lingkungan seperti kondisi kehidupan yang jelek, kondisi tinggal yang berdesakan dan akses kesehatan yang kurang merupakan determinan yang signifikan dalam distribusi penyakit ini. Variasi cuaca juga mempunyai peran yang besar dalam terjadinya infeksi streptokokkus untuk terjadi DR.
Seseorang yang terinfeksi kuman Streptococcus beta hemolyticus dan mengalami demam rematik, harus diberikan therapy yang maksimal dengan antibiotiknya. Hal ini untuk menghindarkan kemungkinan serangan kedua kalinya atau bahkan menyebabkan Penyakit Jantung Rematik.

Menguak Misteri Lingzhi

Di antara berbagai makanan dan suplemen yang dipercaya dapat membantu menyembuhkan kanker, jamur merupakan salah satu favorit. Lingzhi (Ganoderma lucidum) salah satunya. Menurut buku Pengobatan Herbal Tiongkok yang ditulis tahun 56 SM, jamur kayu ini tercantum sebagai bahan obat nomor satu dari 365 bahan obat lainnya termasuk ginseng. Lingzhi masuk dalam kategori karena dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, mampu menjaga dan mengembalikan keseimbangan tubuh, dan aman dikonsumsi dalam jangka panjang tanpa efek samping.
Ada banyak jenis jamur kayu. Sebagian di antaranya nikmat kita santap di meja makan, seperti jamur kuping, jamur tiram, jamur gigit, dan shiitake. Tetapi sebagian lainnya tidak, seperti lingzhi dan kawan-kawannya dari genus Ganoderma.
Lingzhi dapat tumbuh di berbagai belahan dunia ini –termasuk Indonesia. Tempat tumbuhnya adalah pohonpohon yang tua dan lapuk, atau pohon yang telah mati. Berbentuk seperti payung tidak sempurna, bertangkai relatif pendek dibandingkan dengan tubuh buah (payung)-nya yang berdiameter hingga 30 cm. Bentuk payungnya setengah lingkaran mirip ginjal, dengan ketebalan bervariasi antara 2-5 cm.
Kandungan utama lingzhi adalah protein, polisakarida (ganodelan A, ganodelan B, dan beberapa jenis glukans), triterpenoid (asam ganodermik, ganodermadiol, dan 110 macam lainnya) yang strukturnya mirip hormon steroid, juga germanium, ergosterol, coumarin, mannitol, alkaloid, asam lemak tak jenuh, adenosin, dan berbagai vitamin (B, C, D) serta mineral (natrium, kalsium, seng, besi, fosfor).

WARNA-WARNI
Secara garis besar terdapat enam jenis lingzhi yang dibedakan berdasar warnanya, yaitu lingzhi merah (berkhasiat terutama untuk gangguan kesehatan yang berkaitan dengan organ jantung dan pembuluh darah), ungu (untuk gangguan yang berkaitan dengan persendian), hijau (untuk liver), putih (untuk paru-paru dan kulit), kuning (untuk limpa), hitam (untuk ginjal dan otak).
Lingzhi memiliki aroma yang khas (langu --Jawa), sisi atas payung berwarna merah mengkilat, semakin ke tepi warnanya semakin muda. Tepinya berwarna putih, begitu juga sisi bawahnya. Pada awalnya jamur lingzhi yang juga dikenal dengan nama reishi ini empuk dan kenyal, tapi semakin tua semakin keras.
Walaupun masing-masing jenis memiliki khasiat utama pada organ yang berbeda-beda, secara umum semua jenis lingzhi berfungsi sebagai adaptogen yang menormalkan berbagai gangguan fungsi tubuh. Kandungan polisakarida, germanium, triterpenoid padha reishi bekerja melawan kanker dengan membersihkan racun, mengembalikan sel-sel tidak normal menjadi sel normal, serta berfungsi sebagai imunomodulator (pembangkit kekebalan tubuh) dan imunoterapi. Juga dapat mencegah angiogenesis (pembentukan pembuluh darah baru pada sel-sel kanker) sehingga sel kanker tidak bisa menyebar.
Kemampuannya memperbaiki sirkulasi darah ikut meningkatkan kandungan oksigen dalam sel. Kadar oksigen tinggi dalam sel membuat sel-sel kanker mati. Demikian juga kemampuannya membersihkan racun, membuat sel kanker kehilangan sarana utama untuk hidup dan berkembang.
Selain kemampuan antikanker , lingzhi sangat dikenal untuk menormalkan tekanan darah –tinggi maupun rendah–, mencegah stroke, antioksidan, antinyeri, antiradang, antivirus, antijamur, antialergi, menurunkan kadar lemak, kolesterol, gula darah, menyembuhkan bronkhitis, hepatitis, menekan efek samping kemoterapi/radiasi, dan masih banyak lagi. Kemampuannya menyembuhkan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan, tak lain disebabkan daya adaptogennya, yaitu dengan menormalkan semua fungsi tubuh yang terganggu.
Dalam sejarah panjangnya sebagai herba pengobatan yang diandalkan, tidak pernah dilaporkan adanya efek samping yang serius, kecuali efek samping ringan setelah pemakaian jangka panjang --misalnya enam bulan-- berupa rasa agak kering pada rongga mulut dan rongga hidung. Efek samping ini segera hilang setelah pemakaian dihentikan sementara, untuk kemudian diteruskan lagi.

CANTIK TAPI PAHIT
Tak heran kalau buku pengobatan Tiongkok kuna menjuluki jamur ini sebagai jamur dewa dan menempatkannya pada peringkat pertama di antara seluruh bahan obat yang dikenal saat itu (baik dari golongan hewan, tumbuh-tumbuhan, maupun bahan lainnya). Selain itu, lingzhi aman dikonsumsi oleh semua orang, dewasa maupun anak-anak, bahkan wanita hamil, baik dalam kondisi sehat maupun sakit.Untuk mendapatkan manfaat optimal dari khasiat lingzhi, paling bagus dengan cara direbus. Lingzhi kering dalam bentuk irisan tipis atau serbuk sebanyak 5-10
gram dimasukkan ke dalam 3 gelas air mendidih. Kemudian panci perebus ditutup, api dikecilkan sehingga airnya tidak mendidih lagi (tapi masih cukup panas) dan dibiarkan selama dua jam. Barulah didinginkan dan diminum pada saat perut kosong, bersamaan dengan vitamin C. Rasanya agak pahit. Untuk mengurangi rasa pahitnya, gunakan madu atau jus buah, jangan gula pasir.

Cara lain yang lebih praktis adalah membuatnya menjadi serbuk kemudian memasukkannya ke dalam kapsul. Tapi perlu diingat, lingzhi tumbuh di alam bebas selama berbulan-bulan. Walaupun secara farmakologis kualitasnya lebih bagus daripada lingzhi hasil budidaya, sangat riskan untuk mengkonsumsinya secara langsung tanpa diolah dulu, karena pasti ada kotoran, kuman, atau bakteri yang menempel.
Sekarang jamur lingzhi merah banyak dijual bebas dalam bentuk ekstrak, serbuk, teh, kopi, atau sirup siap minum. Dalam bentuk ekstrak, dosis yang dianjurkan adalah 1-1,5 gram/hari.

Sampah Pengganti Minyak Tanah

Sampah organik yang mencemari lingkungan ternyata dapat diolah menjadi briket sebagai bahan bakar pengganti minyak tanah. Cara mengolahnya mudah, penggunaannya lebih hemat.
Purwanti tak pernah tampak pada barisan para ibu yang mengantre minyak tanah. Sepuluh bulan terakhir warga Sidomulyo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, itu memang meninggalkan minyak tanah. Ia memanfaatkan briket sampah sebagai bahan bakar. Briket berwarna hitam sepanjang 6 cm itu ia masukkan ke dalam kompor. Begitu Suwarni menyalakannya, lidah api biru membakar wajan atau ketel.
Sekilo briket terdiri atas 30 buah, cukup untuk memasak selama 2 jam. Jika durasi memasak kurang dari sejam-misalnya 30 menit-ia tinggal mematikan nyala api dengan cara menutup permukaan atas briket. Biobriket itu dapat dinyalakan ulang ketika Purwanti hendak memasak lagi. Perempuan kelahiran 1976 itu membeli sekilo briket Rp2.500. 'Saat ini susah sekali mendapat minyak tanah. Saya mencari hingga 50 kilometer dari sini, tapi tak ada. Kalau pun ada harganya mahal,' katanya.
Bandingkan dengan seliter minyak tanah yang juga digunakan selama 2 jam memasak. Saat ini harga minyak tanah Rp5.000 per liter. Artinya, Suwarni menghemat Rp2.500 per 2 jam memasak. Briket yang digunakan Purwanti itu oleh Basriyanta, sang produsen, disebut biobriket. Ada pula yang menyebutnya briket bioarang, briket biomassa, dan briket sampah. Basriyanta memproduksi biobriket sejak 2007.Mandiri
Untuk mencegah rusaknya lingkungan akibat pemakaian kayu bakar, Basriyanta menawarkan biobriket. 'Biobriket teknologi alternatif atau tepatguna pengganti kayu bakar yang lebih murah dan efektif,' kata alumnus Magister Sistem Teknik Universitas Gadjah Mada itu. Selain itu peningkatan konsumsi minyak bumi mengakibatkan menipisnya cadangan sumber energi yang tak terbarukan. Pemanfaatan biobriket sekaligus menahan laju konsumsi energi fosil.
Dalam jangka panjang, penggunaan biobriket yang ramah lingkungan menjadi pengganti bahan bakar minyak bumi. Menurut Basriyanta biomassa limbah industri, hutan, perkebunan, pertanian, dan sampah-semua bahan baku biobriket-merupakan sumber energi alternatif terbesar. Potensi energi biomassa mencapai 885-juta gigajoule per tahun. 'Sampah organik salah satu sumber biomassa potensial dalam bentuk padat atau biobriket, gas (biogas), dan bentuk cair (bioliquid) sebagai bahan bakar organik ramah lingkungan,' ujarnya.
Sayang selama ini sampah cuma dibuang atau dibakar sehingga mencemari lingkungan. Padahal, jika diolah menjadi biobriket bermanfaat sebagai bahan bakar rumahtangga, pengganti minyak tanah. 'Kita bisa mandiri, tidak tergantung pada minyak tanah. Kelangkaan dan kemahalan minyak tanah tidak jadi masalah,' kata Basriyanta. Selain itu harga beli biobriket relatif murah.
Menurut Nisandi, alumnus Magister Sistem Teknik Universitas Gadjah Mada, murahnya biobriket karena untuk memperoleh bahan tanpa eksplorasi ke perut bumi. Bahan baku biobriket diperoleh di halaman rumah. Beragam jenis sampah organik kering seperti dedaunan, tongkol jagung, kulit kacang, dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku. 'Selain masalah energi, masalah sampah juga tertanggulangi dengan adanya briket sampah,' kata Nisandi.Pati singkong
Untuk membuat biobriket relatif sederhana. Basriyanta memasukkan bahan baku berupa sampah organik kering ke dalam drum. Menurut Ketua Lembaga Sentra Inovasi Energi itu, sampah terbaik adalah bonggol jagung. Setelah biji-biji jagung dipipil, tersisa tongkol. Daun pohon berkayu keras juga lebih baik ketimbang daun berkayu lunak. Bahan baku biobriket itu lalu dimasukkan ke dalam drum hingga sepertiga drum. Ia lantas membakarnya dengan udara terbatas dalam drum.
Dalam proses pembakaran itu terjadi proses pirolisis atau karbonisasi. Pirolisis yaitu proses pemanasan tanpa atau sedikit oksigen. Material mentah mengalami pemecahan struktur kimia menjadi fase gas sehingga menimbulkan karbon sebagai residu. Pembatasan udara supaya sampah tidak mengalami pembakaran sempurna yang menghasilkan karbondioksida. Hasilnya berupa arang sebagai bahan briket.
Untuk pembakaran sampah, Basriyanta menggunakan sistem pembakaran sendiri. Maksudnya, ia menyulut sebagian sampah kering dengan api. Setelah itu api menjalar dan membakar sampah lainnya hingga menjadi arang. Langkah berikutnya, ia menghancurkan arang dengan cara menumbuk dan mengayaknya.
Karbon hasil ayakan itu ia campur dengan perekat agar padat. 'Pemadatan dilakukan agar bahan bakar mempunyai nilai kalori yang tinggi, sampai 5.000 kal/g,' ujar Nisandi. Basriyanta memanfaatkan tepung kanji alias tapioka sebagai bahan perekat. Bahan lain sebagai perekat adalah blotong atau limbah produksi gula. Sekilo tapioka diencerkan dalam 10 kg air hangat dan diaduk merata hingga menjadi lem. Campuran karbon dan lem dimasukkan ke pencetak berupa pipa PVC sepanjang 10 cm dan berdiameter 1 inci. Ia kemudian mengepres campuran itu hingga padat sepanjang 6 cm. Hasil cetakan lantas dijemur hingga kering selama 2 hari. Basriyanta juga mengoven biobriket basah itu selama 2 jam. Sumber panas dalam oven itu adalah panas pembakaran sampah. Proses pembuatan biobriket sejak pembakaran daun-daun hingga pemadatan mencapai 2 jam; jika menggunakan tongkol jagung, 4 jam.
Isroi SSi MSi dan Dr Siswanto DEA, peneliti Lembaga Riset Perkebunan Indonesia juga memproduksi biobriket berbahan tandan kosong kelapa sawit. Setiap pengolahan 1 ton tandan buah segar menyisakan 22-23% atau sebanyak 220-230 kg tandan kosong. Bila sebuah pabrik berkapasitas 100 ton/ jam dengan waktu operasi selama 1 jam, maka akan dihasilkan sebanyak 2.200 kg tandan kosong.
Jumlah limbah tandan kosong di seluruh Indonesia pada 2004 mencapai 18,2-juta ton. Ini potensi energi yang besar dan bisa dibuat salah satunya menjadi briket arang. Selain tandan kosong, tempurung buah kelapa sawit juga dapat dimanfaatkan sebagai briket. Teknologi pembuatan briket tandan dan tempurung kelapa sawit sama saja dengan cara di atas. Permukaan briket limbah kelapa sawit halus dan tidak menimbulkan jelaga.
Dengan segala kelebihan itu mestinya sampah-sampah yang selama ini menjadi masalah di kota-kota besar segera tertanggulangi. Jakarta, misalnya, menghasilkan 20.000 ton sampah sehari. Jika separuhnya sampah organik, Jakarta dapat memproduksi 2.500 ton biobriket per hari.(Sardi Duryatmo/Peliput: Faiz Yajri & Niken Anggrek Wulan)

Selasa, 27 Mei 2008


Penuntut Ilmu Harus Bertaqwa Kepada Allah, Menghormati Guru, Tunduk Kepada Kebenaran

PENUNTUT ILMU HARUS BERTAQWA KEPADA ALLAH TA’ALA

OlehAl-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Seorang penuntut ilmu harus bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala di mana pun ia berada, juga harus senantiasa merasa diawasi oleh-Nya. Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:"Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada, dan iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik maka kebaikan akan menghapuskan keburukan itu, dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik."
[1]Juga sabda beliau shallallaahu ‘alaihi wa sallam:"Sesungguhnya Allah mencintai seorang hamba yang bertaqwa, cukup, dan tersembunyi."
[2]PENUNTUT ILMU WAJIB MENGHORMATI GURU DAN BERTERIMA KASIH KEPADANYASeorang penuntut ilmu wajib menghormati ustadz (guru)nya yang telah mengajarnya, wajib beradab dengan adab yang mulia, juga harus berterima kasih kepada guru yang telah mengajarkan ilmu yang bermanfaat kepadanya.Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:"Tidak termasuk golongan kami; orang yang tidak menghormati yang lebih tua, tidak menyayangi yang lebih muda, dan tidak mengetahui hak seorang ulama"
[3]Syaikh al-‘Allamah ‘Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullaah berkata, "Seorang penuntut ilmu harus memperbaiki adabnya terhadap gurunya, memuji Allah yang telah memudahkan baginya dengan memberikan kepadanya orang yang mengajarkannya dari kebodohannya, menghidupkannya dari kematian (hati)nya, membangunkannya dari tidurnya, serta mempergunakan setiap kesempatan untuk menimba ilmu darinya. Hendaklah ia memperbanyak do’a bagi gurunya, baik ketika ada maupun ketika tidak ada. Karena, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:"Barangsiapa telah berbuat kebaikan kepadamu, maka balaslah kebaikannya itu. Jika engkau tidak mendapati apa yang dapat membalas kebaikannya itu, maka berdo’alah untuknya hingga engkau menganggap bahwa engkau benar-benar telah membalas kebaikannya."
[4]Adakah kebaikan yang lebih agung daripada kebaikan ilmu? Padahal, setiap kebaikan itu akan terputus kecuali kebaikan ilmu, nasihat dan bimbingan.Setiap masalah yang dimanfaatkan oleh setiap manusia dan orang yang mengambil ilmu darinya, maka manfaatnya akan diperoleh oleh orang yang mengajarkannya dan juga penuntut ilmu dan orang lain. Sebab, hal itu adalah kebaikan yang senantiasa mengalir kepada pemiliknya."Syaikh as-Sa’di rahimahullaah melanjutkan, "Temanku telah mengabarkan kepadaku -ketika itu gurunya telah meninggal- ketika ia telah berfatwa dalam suatu masalah dalam ilmu faraaidh (ilmu waris) bahwa ia melihat gurunya dalam mimpi membaca di dalam kuburnya. Ia berkata, ‘Masalah si fulan yang engkau berfatwa mengenainya, pahalanya telah sampai kepadaku.’Ini adalah perkara yang telah dikenal dalam syari’at,"Barangsiapa membuat contoh yang baik, maka ia memperoleh pahalanya dan pahala orang yang mengamalkannya sampai hari Kiamat."
[5]TIDAK BOLEH MENYEMBUNYIKAN ILMUMenyembunyikan ilmu adalah satu sifat tercela yang disandang oleh Ahlul Kitab (Yahudi dan Nasrani), yaitu mereka menyembunyikan kebenaran risalah Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam di dalam Kitab suci keduanya: Taurat dan Injil. Apabila seseorang mengetahui suatu ilmu, kemudian ada orang lain yang bertanya tentang ilmu tersebut maka ia harus menyampaikan ilmu tersebut kepadanya. Sebab apabila tidak dilakukan dan ia menyembunyikan ilmunya itu, ia terkena ancaman Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya,"Barangsiapa yang ditanya tentang suatu ilmu lalu ia menyembunyikannya, maka ia akan di-belenggu pada hari Kiamat dengan tali kekang dari Neraka."
[6]Allah Ta’ala berfirman:"Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam Al-Kitab, mereka itu dilaknat Allah dan dilaknat (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknat." [Al-Baqarah: 159]Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullaah mengatakan, "Seorang penuntut ilmu hendaklah memberikan ilmunya kepada penuntut ilmu selainnya dan tidak menyembunyikan suatu ilmu pun karena ada larangan keras dari Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam terhadap perbuatan tersebut."
[7]Selain itu Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam memberikan perumpamaan bagi orang yang menyembunyikan ilmu dalam sabda beliau."Perumpamaan orang yang mempelajari ilmu kemudian tidak menceritakannya (tidak mendakwahkannya), seperti orang yang menyimpan perbendaharaan lalu tidak menginfakkannya."
[8]Ilmu yang dimaksud adalah ilmu yang berkaitan tentang apa yang wajib diketahui oleh setiap Muslim dari urusan agamanya.Selain itu, menyampaikan ilmu hanyalah kepada orang yang layak menerimanya. Adapun orang yang tidak layak menerima ilmu itu, maka boleh menyembunyikan ilmu darinya. Syaikh Ahmad bin Muhammad bin Syakir rahimahullaah mengatakan, "Menyampaikan ilmu hukumnya wajib dan tidak boleh menyembunyikannya, namun mereka (para ulama) mengkhususkan hal itu bagi orang yang berkopetensi (layak) menerimanya. Diperbolehkan menyembunyikan ilmu kepada orang yang belum siap menerimanya, demikian juga kepada orang yang terus-menerus melakukan kesalahan setelah diberikan cara yang benar."
[9]PENUNTUT ILMU HARUS TUNDUK PADA KEBENARANMu’adz bin Jabal radhiyallaahu ‘anhu pernah berkata, "Allah Ta’ala adalah Hakim Yang Mahaadil dalam memberikan hukuman. Dia-lah Dzat yang Nama-Nya Mahatinggi. Dan orang-orang yang meragukan hal itu akan binasa."
[10]‘Abdurrahman bin ‘Abdillah bin Mas’ud rahimahullaah berkata, "Ada seseorang yang datang kepada ‘Abdullah bin Mas’ud seraya berkata, ‘Wahai Abu ‘Abdirrahman, beritahukan kepadaku kalimat yang simpel namun banyak mengandung manfaat!’ ‘Abdullah menjawab, ‘Jangan sekali-kali engkau menyekutukan Allah. Berjalanlah bersama Al-Qur-an kemana saja engkau pergi. Jika ada kebenaran yang datang kepadamu, janganlah segan-segan untuk menerimanya sekalipun kebenaran itu jauh letaknya dan tidak menyenangkan. Dan jika ada kebathilan yang datang kepadamu, tolaklah ia jauh-jauh sekalipun kebathilan itu sangat dekat letaknya dan sangat kausukai.’"
[11]Imam asy-Syafi’i rahimahullaah mengatakan, "Ketika aku meriwayatkan hadits shahih dari Rasulullah dan aku tidak menggunakannya, maka aku bersaksi pada kalian semua bahwa (sejak itulah) kewarasan akalku telah hilang."
[12]Beliau juga berkata, "Apabila ada seseorang yang mengingkari dan menolak kebenaran berada di hadapanku, maka aku tidak akan menaruh hormat lagi kepadanya. Dan barangsiapa yang menerima kebenaran, maka aku pun akan menghormati dan tanpa ragu akan mencintainya."
[13]Orang yang sombong adalah orang yang menolak kebenaran, sebagaimana sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam:"...Yang dikatakan sombong adalah menolak kebenaran dan melecehkan manusia."
[14][Disalin dari buku Menuntut Ilmu Jalan Menuju Surga "Panduan Menuntut Ilmu", Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka At-Taqwa, PO BOX 264 – Bogor 16001 Jawa Barat – Indonesia, Cetakan Pertama Rabi’uts Tsani 1428H/April 2007M]
[1]. Hadits hasan: Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (no. 1987), Ahmad (V/153, 158, 177), dan ad-Darimi (II/323), dari Abu Dzarr radhiyal-laahu ‘anhu. Diriwayatkan juga oleh at-Tirmidzi (no. 1987), Ahmad (V/236), dan ath-Thabrani dalam al-Ausath (no. 3791), dari Muadz bin Jabal radhiyallaahu ‘anhu.
[2]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Muslim (no. 2965) dan Ahmad (I/168), dari Shahabat Sa’ad bin Abi Waqqas radhiyallaahu ‘anhu.
[3]. Hadits hasan: Diriwayatkan oleh Ahmad (V/323) dan al-Hakim. Lihat Shahiih al-Jaami’ish Shaghiir (no. 5443).
[4] Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Ahmad (II/98-99), Abu Dawud (no. 1672), an-Nasa-i (V/82), al-Bukhari dalam Adabul Mufrad (no. 216), Ibnu Hibban (no. 3400-at-Ta’liqaatul Hisaan), al-Hakim (I/412, II/13), dan ath-Thayalisi (no. 2007), dari Ibnu ‘Umar radhiyallaahu ‘anhuma. Lihat Silsilah ash-Shahiihah (no. 254).
[5]. Al-Mu’iin ‘ala Tash-hiih Adaab wa Akhlaaqil Muta’allimin (hal. 31-33).
[6]. Hadits shahih: Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 3658), at-Tirmidzi (no. 2649), dan Ibnu Majah (no. 266), ini lafazh Ibnu Majah, dari Shahabat Abu Hurairah. Lihat Shahih Sunan Abi Dawud (II/441), Shahih Sunan at-Tirmidzi (II/336, no. 2135), dan Shahih Sunan Ibni Majah (I/49, no. 213).
[7]. Lihat al-Baa’itsul Hatsiits (II/440).
[8]. Hadits hasan: Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam al-Ausath (no. 693), dari Shahabt Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu. Lihat Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 3479).
[9]. Lihat al-Baa’itsul Hatsiits (II/440).
[10]. Siyar A’laamin Nubalaa’ (I/357).
[11]. Shifatush Shafwah (I/183), cet. II, Maktabah Nazar Musthafa al-Baaz, th. 1418 H.
[12]. Siyar A’laamin Nubalaa’ (X/34).
[13]. Ibid (X/33).
[14]. Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim (no. 91 (147)) dan at-Tirmidzi (no. 1999).

Jumat, 16 Mei 2008

ABDULLAH BIN SABA TOKOH FIKTIF??

Oleh: Abu Abdillah Muhammad Elvi Syam

Dakwaan yang mengatakan Abdullah bin Saba itu adalah tokoh fiktif, selalu
dielu-elukan oleh orang syi'ah modern dan orang orentalis, agar mereka bisa
diterima ditengah-temgah masyarakat. Dakwaan seperti ini bagaikan orang
yang mengingkari cahaya matahari ditengah siang bolong lagi cerah.
Marilah kita lihat apa pengakuan orang syiah terdahulu terhadap keberadaan
Abdullah bin Saba, sebagai bukti yang konkrit atas keberadaannya :
1) An Nasyi Al Akbar (293 H) mencantumkan tantang Ibnu Saba, dan
golongan As Sabaiyah, yang teksnya: "Dan suatu golongan yang mereka
mendakwahkan bahwa Ali 'alaihi salam masih hidup dan tidak pernah mati,
dan ia tidak akan mati sampai ia menghalau (mengumpulkan) orang arab
dengan tongkatnya, orang ini adalah As Sabaiyah, pengikut Abdullah bin
Saba. Dan adalah Abdullah bin Saba seorang laki-laki dari penduduk San'a,
seorang yahudi, telah masuk Islam lewat tangan Ali dan bermukim di Al
Madain…."1
2) Al Qummi (301 H), menyebutkan : "Sesungguhnya Abdullah bin Saba
adalah orang yang pertama sekali menampakkan celaan atas Abu Bakr,
Umar, dan Utsman, serta para sahabat, dan berlepas diri dari mereka. Dan ia
mendakwakan sesungguhnya Ali-lah yang memerintahkannya akan hal itu.
Dan sesungguhnya Taqiyah tidak boleh. Lalu Ali diberitahukan, lantas Alipun
menanyakannya akan hal itu, maka ia mengakuinya. Dan Ali memerintah
untuk membunuhnya, lalu orang-orang berteriak dari setiap penjuru : "Wahai
Amirul Mukminin apakah anda akan membunuh seorang yang mengajak
kepada mencintai kalian Ahli Bait, dan mengajak kepada setia kepadamu dan
berlepas diri dari musuh-musuhmu, maka biarkan dia pergi ke Al Madain"2
3) An Naubakhti (310H) menyetujui Al Qummi dalam memperkuat baritaberita
tentang Abdullah bin Saba, lalu ia menyebutkan satu contoh, yaitu
bahwasanya tatkala sampai kepada Abdullah bin Saba berita kematian Ali di
Madain, maka ia berkata kepada orang yang membawa berita itu : "Kamu
telah berdusta kalau seandainya kamu datang kepada kami dengan otaknya
sebanyak tujuh puluh kantong, dan kamu mendatangkan tujuh puluh saksi
atas kematiannya, maka sungguh kami telah mengetahui sesungguhnya dia
belum mati, dan tidak terbunuh, dan tidak akan mati sampai ia memiliki
bumi"3.

4) Al Kisysyi mencantumkan (dari tokoh-tokoh abad ke empat) beberapa
riwayat yang menegaskan hakikat Ibnu Saba, dan menerangkan kabar
beritanya, dan ini sebagiannya: "Telah menceritakan kepada saya
Muhammad bin Quluwiyah Al Qummi, ia berkata : telah menceritakan kepada
saya Sa'ad bin Abdillah bin Abi Khalaf Al Qummi, ia berkata telah
menceritakan kepada saya Muhammad bin Utsman Al Abdi dari Yunus
dengannya, Abdurrahman bin Abdillah bin Sinan telah berkata : telah
menceritakan kepada saya Abu Ja'far Alaihis Salam : sesungguhnya Abdullah
bin Saba, adalah orang yang mendakwakah kenabian, dan mendakwakan
bahwa sesungguhnya Amirul Mukminin alaihi salam, sebagai Allah, Maha
tinggi dari hal itu dengan ketinggian yang besar. Lalu berita itu sampai ke
Amiril mukminin alaihis salam, beliau menanyakannya, maka iapun mengakui
hal itu, dan berkata : Ya, engkau adalah Dia (Allah), dan sungguh telah
dibisikkan ke dalam hatiku, bahwasanya engkau adalah Allah, dan saya
adalah nabi. Lalu Amirul Mukminin berkata kepadanya : Celaka kamu,
sungguh syaitan telah menguasaimu, kembalilah kamu (kepada kebanaran)
dari ini, celaka ibumu, dan bertaubatlah. Maka iapun enggan (untuk
bertaubat), lalu beliau menahannya, dan memintanya agar bertaubat selama
tiga hari, namun belum juga bertaubat, lantas beliau membakarnya dengan
api, dan berkata : syaitan telah menguasainya, selalu mendatanginya dan
membisikkan ke dalam hatinya hal itu."4
5) Abu Hatim Ar Razi (322H) (bukan Abu Hatim Sunni karena ia meninggal th
277 H) menyebutkan bahwasanya Abdullah bin Saba dan orang-orang yang
mengikuti perkataannya dari kalangan As Sabaiyah, adalah mereka
mendakwakan sesungguhnya Ali adalah Tuhan dan beliau menghidupkan
orang mati, dan mendakwakah menghilangnya Ali setelah meninggal dunia
dan berhenti sebatas itu…5
6) Berkata syeikh golongan ini : Abu Ja'far Muhammad bin Al Hasan at Thuusi
(460 H) tentang Ibnu Saba, bahwa sesungguhnya ia telah kembali kepada
kekafiran dan menampakkan pujian yang melampaui batas, kemudian ia
menukilkan di kitabnya "Tahdziibul Ahkaam" sikap Ibnu Saba dimana ia
menantang Ali dalam mengangkat kedua tangan ke langit.6
7) Al Hasan bin Ali Al Hulliy (726 H) menyebutkan Abdullah bin Saba dari
golongan-golongan orang yang lemah (tercela).7
8) Adapun Ibnu Murtadha (Ahmad bin Yahya meninggal tahun 840 H) yang ia
itu adalah orang mu'tazilah dan menisbatkan dirinya ke Ahli Bait, dan
termasuk imam (tokoh) syi'ah Zaidiyah, maka dia tidak hanya memperkuat
keberadaan Ibnu saba, bahkan menegaskan bahwa sumber ajaran syiah
dinisbatkan kepada Abdullah bin Saba, karena ia adalah orang yang pertama
kali membuat perkataan adanya nas (ketetapan keimaman), dan perkataan
keimaman dua belas imam. 8
Ini adalah sebagian kecil dari nash-nash yang dikandung oleh buku-buku
syi'ah dan riwayat-riwayat mereka tentang Abdullah bin Saba, dan saya
sebutkan di riwayat-riwayat di atas tanpa komentar karena nas itu sendiri
sudah cukup untuk memberikan apa yang kita maksudkan di sini, nas-nas itu
boleh dikatakan dokumen-dokumen tertulis yang membantah orang-orang
dari kalangan syi'ah belakangan ini yang berusaha untuk mengingkari
keberadaan Abdullah bin Saba dan meragui kabar beritanya, dengan dalih
sedikitnya berita atau lemahnya sumber-sumber yang menceritakan.
Saif bin Umar At Tamimi
Menurut orang Syi'ah modern Abdulah Bin Saba' hanyalah tokoh fiktif ciptaan
Saif bin Umar Tamimi yang disebut pertama kali dalam bukunya berjudul al-
Futuh al Kabir wa ar Riddah dani al-jamal wamasiri Ali wa Aisyah (170 H).
Mereka juga mengatakan bahwa keberadaan Abdullah bin Saba' ini adalah
fiktif, dikarenakan hanya bersumber dari satu orang yaitu Saif At-Tamimi,
yang dinilai cacat (oleh ahli jarh wa ta’dil). Tertolaknya riwayat tentang
Abdullah bin Saba' bukan hanya karena dalam jalur periwayatannya terdapat
Saif At-Tamimi, melainkan bahwa Saif At-Tamimi merupakan sumber tunggal
tentang cerita keberadaan Abdullah bin Saba' yang dengan predikat
semacam itu maka sudah semestinya setiap kisah dari Saif At-Tamimi tidak
bisa dipercaya, baik dalam wacana syari'at maupun tarikh.
Perkataan tentang Saif bin Umar At Tamimi tersebut seakan mereka sedang
berusaha untuk menegakkan benang basah, dengan dalih Saif bin Umar At
Tamimi haditsnya tidak bisa diterima, maka saya katakan:
Kalau seandainya yang anda cantumkan dari perkataan ulama jarh wa ta’dil
tentang Saif bin Umar at Tamimi, bahwa lemah dan haditsnya tidak bisa
diterima maka pembicaraan anda terfokus pada Saif bin Umar At Tamimi
yang berkapasitas sebagai muhadits (ahli hadits dan yang meriwayatkan
hadits). Tapi apa gerangan perkataan ulama tentang dia sebagai orang yang
berkapasitas Ahli sejarah, marilah kita kembali ke buku-buku rijal (jarh wa
ta’dil):
Berkata Adz Dzahabi : “Adalah ia sebagai ahli sejarah yang mengetahui"
(Mizan 'Itidal : 2/255).
Berkata Ibnu Hajar : “Lemah dalam Hadits, pakar (rujukan) dalam sejarah"
(Taqriibut Tahdziib no 2724).
Dangan ini habislah "lemah dan ditinggalkan" yang dinisbatkan ke diri Saif
sebab perkataan itu ditujukan dalam segi Hadits bukan dalam segi sejarah.
Inilah titik pembahasan kita.

Perlu diketahui, kita harus membedakan antara meriwayatkan hadits dengan
yang meriwayatkan sejarah (kisah), maka atas yang pertama (riwayat hadits)
hukum-hukum dibangun dan ditegakkan, dilaksanakannya hudud, maka ia
berhubungan langsung dengan pokok syariat agama yaitu sunnah nabi, dan
sinilah ulama selalu sangat hati-hati menentukan syarat-syarat orang yang
akan diambil riwayatnya. Berbeda halnya dengan riwayat sejarah (kisah),
walaupun tak kalah penting -apalagi dalam mengisahkan sejarah sahabatakan
tetapi tidak melahirkan hukum-hukum yang lazim dari ajaran agama,
karena perkataan seseorang itu bisa dipakai dan dibuang kecuali perkataan
penghuni kubur ini (yaitu Nabi) sebagaimana kata Imam Malik. Sebab semua
perkataan nabi menjadi syariat bagi kita, semua yang shahih harus diambil
dan tidak boleh ditinggalkan.
Sebagai argumen yang memperkuat perkataan kita bahwa Saif bin Umar at
Tamimi ini adalah umdah, pokok, dan tempat bersandar dalam masalah
sejarah, diantaranya:
1) Bahwa Imam Thobari menukil darinya kejadian-kejadian fitnah lebih
banyak daripada yang lain, sampai-sampai ia berpatokkan kepadanya.
(lihat At Thobari :4/344).
2) Kemudian Adz Dzahabi menjadikan Saif adalah salah satu sumber yang
dipegangnya dalam kitabnya Tarikhul Islam. (lihat tarikhul Islam : 1/14,15).
3) Adapun Ibnu Katsir ia lebih cenderung untuk menshahihkan riwayat Saif
dalam kronologi terbunuhnya Utsman, walaupun ia mencatumkan lebih
dari satu riwayat dalam bab itu, perlu diketahui bahwa di bab itu ada
riwayat Khalifah bin Khayat (salah seorang guru Bukhari) dan riwayatnya
lebih kuat dari riwayat Saif. (lihat bidayah wan nihayah : 7/203).
Dari pandangan ahli sejarah yang terdahulu kita meninjau pendapat ahli
sejarah masa kini tentang Saif bin Umar At Tamimi :
Muhibbuddin Al Kahthib berkata tentang Saif : “. Dan beliau adalah ahli
sejarah yang paling mengetahui tetang sejarah Iraq"
Dan darinya dari guru-gurunya ia berkata : “dan ia orang yang lebih
mengetahui dari kalangan ahli sejarah tetang kejadian di Iraq. “
Berkata Ahmad Ratib 'Armusy : “dan jelas dari referensi buku-buku biografi,
bahwa sesungguhnya Saif tidak termasuk perowi hadits yang diandalkan
(dipercayai), akan tetapi pengarang-pengarang buku biografi itu sepakat
bahwa dia adalah pakar / pemimpin dalam sejarah, bahwasanya dia itu
adalah ahli sejarah yang mengetahui, dan sungguhn At Thobari telah
bersandar kepadanya dalam kejadian-kejadian di masa permulaan Islam.”
[lihat buku Fitnah wa waqi'atul Jamal, hal : 27]
Adapun Dr. Ammar At Tholibi mengisyaratkan bahwa Saif adalah termasuk
ahli sejarah yang terdahulu, karena ia meninggal pada zaman pemerintahan
Ar Rasyid (193 H) setelah tahun 170 H. dan dari segi lain ia merupakan rijal
Tirmizi (279 H) -orang-orang yang melaluinya Tirmizi meriwayatkan hadits-,
dan ia (Tirmizi) belum menyanggah riwayatnya akan perowi lain. Dan tidak
seorangpun dari kalangan ahli hadits dan ahli sejarah yang membantah
khabarnya (riwayatnya) khususnya berhubungan dengan Ibnu Saba.9
Kita tambahkan lagi di sini bahwa sesungguhnya orang-orang yang
menghukum Saif itu lemah (dalam hadits), dan berbicara tentang dirinya,
mereka meyebutkan Ibnu saba, dan mereka tidak mengingkarinya, seperti :
Ibnu Hibban (Al Majruhiin 1/208 dan 2/253), Adz Dzahabi (Al Mughni fi
Du'afaa' 1/399 dan di Mizanul 'Itidal 2/426) dan Ibnu Hajar (Lisanul Mizan
3/290).
Dengan demikian dapatlah kita memastikan bahwa Abdullah bin Saba,
bukanlah tokoh fiktif akan tetapi adalah tokoh yang ada realitanya, dan
terbukti ia itu ada. Hal itu telah disaksikan sendiri oleh buku-buku syiah
terdahulu yang menjadi pegangan mereka. Dan sesungguhnya orang yang
berusaha mengkaburkan dan mengingkari keberadaan Abdullah bin Saba,
sama dengan orang yang mengingkari cahaya matahari pada siang bolong
yang terang benderang. Dan sama dengan orang yang mengingkari
keberadaan Khumaini celaka yang telah meninggal.


1 Masailul Imaamah Wa Muqtathofaat minil kitabil Ausath fil Maqalat / ditahqiq oleh Yusuf Faan As, (Bairut 1971)
hal : 22, 23
2 Al Maqaalat wal Firaq, hal : 20. Diedit dan dikomenteri ser ta kata pengantar oleh Dr. Muhammad Jawad
Masykur, diterbitkan oleh Muasasah Mathbu'ati 'athani, Teheran 1963
3 Firaqus Syi'ah : hal : 23. oleh Abu Muhammad Al Hasan bin Musa An Naubakhti, ditashhih oleh H. Raiter,
Istambul, percetakan Ad Daulah, 1931


4 Al Kisysyi : Rajalul Kasysyi hal : 98, 99, Ma'rifatu Akhbaarir Rijaal (al mathba'ah al musthafawiyah 1317) hal : 70
5 Az Zinah Fil Kalimaatil Islamiyah Al 'Arabiyah, hal : 305. ditahqiq oleh DR. Abdullah bin Salum As Samiraai
(terbitan Daarul Huriyah litaba'ah, di baghdad 1392 H / 1972)
6 At Thuusi "Tahdziibul Ahkaam" (diterbitkan oleh Darul Kutub Al Islamiyah / Teheran, cetakan ke dua) dita'liq oleh
Hasan AL Musawi, 2/322
7 Ar Rijaal ( cetakan AL Haidariyah / An Najfah 1392 H) : 2/71


8 Tabaqatul Mu'tizilah (diterbitkan oleh Faranz Syatain / cetakan Al Katolikiyah / Bairut hal : 5 dan 6) dan lihat juga
Dirasaat fil firaq wa aqaidil Islamiyah (diterbitkan oleh Penerbit Irsayd Baghdad) hal : 5


Selasa, 22 April 2008

BEBASKAN RUMAH MUSLIM DARI ASAP ROKOK!

OlehMuhammad Ashim bin Musthofa

Sungguh sangat memprihatinkan, pemandangan sejumlah kaum muslimin yang asyik menyulut rokok di serambi masjid. Padahal, biasanya hal-hal yang berbau asap, hanya di jumpai di tempat-tempat kotor (pembuangan sampah) dan polusi, seperti di terminal, jalanan atau tempat lainnya yang sejenis.
Bahkan orang-orang yang telah ditokohkan oleh masyarakat tidak lepas dari kebiasaan “membakar diri” ini. Tidak mengherankan bila rokok menjadi sesuatu yang gampang dicari, barangnya maupun penggemarnya. Bahkan kegemaran merokok ini pun terbawa saat menunaikan ibadah haji, sehingga menjadi melekat pada jama’ah haji Indonesia. Karena memang, ada saja jama’ah haji Indonesia yang nekad menyulut rokok di dekat pintu keluar Masjidil Haram. Maka pantas saja, dalam salah satu selebaran yang dibagikan cuma-cuma di sana, memuat pelanggaran-pelanggaran yang kerap dilakukan oleh jama’ah haji Indonesia, di antaranya adalah merokok. Sungguh sangat memprihatinkan sekali.

MEMERINTAHKAN KITA AGAR MENGKONSUMSI YANG BAIK-BAIK
Demikianlah perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala yang ditujukan kepada para rasul-Nya dan kaum mukminin. Satu perintah yang sudah pasti bersumber dari rahmat dan kasih Allah Subhanhu wa Ta’ala kepada para hamba-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” [Al-Mukminun : 51]
Syaikh Abdur-Rahman As-Sa’di rahimahullah menjelaskan, salah satu kandungan ayat diatas menyatakan, bahwa para rasul secara keseluruhan sepakat membolehkan makanan-makanan yang baik-baik dan mengharamkan barang-barang yang buruk.[1]
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.
“Hai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah jika benar-benar hanya kepada Allah kamu menyembah” [Al-Baqarah : 172]
Sebagaimana kita ketahui, makanan yang thayyib (baik) sangat menunjang kesehatan jasmani dan ruhani Begitu pula dari kacamata kesehatan, asupan makanan yang memenuhi gizi seimbang (sehat) sangat penting bagi kesehatan tubuh. Adapun dari segi ruhani, makanan yang thayyib mempunyai andil dalam menata “organ tubuh dalam” bagi manusia, hingga jiwanya pun menjadi baik, tunduk patuh kepada Rabbnya, menyukai kebaikan dan berlomba untuk meraihnya. Jadi ath-thoyyibat (makanan-makanan yang baik), ialah yang diperbolehkan oleh Allah, berupa makanan-makanan yang bermanfaat bagi jasmani, akal dan perilaku. Setiap yang bermanfaat itulah makanan yang thayyib. Adapun makanan-makanan yang berbahaya, itu semua termasuk khabis (buruk) [2].
Sisi ini, benar-benar menjadi sandaran dalam menentukan masalah tahlil (penghalalan) dan tahrim (pengharaman) dalam agama Islam yang hanif. Syaikh Shalih Al-Fauzan menggariskan kaidah dalam masalah ini, yaitu :”Setiap barang yang suci yang tidak mengandung madharat (bahaya) apapun, dari jenis biji-bijian, buah-buahan, (daging) binatang, itu halal. Dan setiap benda yang najis, seperti bangkai, darah atau barang yang tercemar najis, dan setiap yang mengandung madharat, semisal racun dan sesuatu yang serupa dengannya, hukumnya haram” [3]

ORIENTASI UMUM HUKUM-HUKUM ISLAM (MAQASHIDUSY SYARI’AH)
Tidak diragukan lagi, jika syari’at Islam yang lurus, misinya ialah mendatangkan kemaslahatan dan menyempurnakannya, serta menampik seluruh kejelekan dan menekannya sekecil mungkin. Dalam Islam, ini merupakan prinsip yang penting, Ibnu Taimiyah rahimahullah acap kali menyatakan, bahwa syari’at (Islam) datang untuk menyuguhkan seluruh kemaslahatan dan melengkapinya, dan menghentikan seluruh kerusakan dan memperkecilnya [4]. Sehingga, segala hal yang baik, atau kebaikannya rajihah (dominan), maka syari’at memerintahkannya. Adapun sebuah perkara yang benar-benar jelas keburukannya, atau keburukannya rajihah (lebih kuat), maka syari’at akan melarangnya. [5]
Termasuk kaidah dan prinsip umum di atas, yaitu kaidah yang berbunyi : La dharara wala dhirar (tidak boleh menciptakan bahaya bagi diri sendiri dan membahayakan orang lain), adh-dhararu yuzal (bahaya harus dihilangkan).

BETULKAH ROKOK BARANG YANG BURUK?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, secara jelas dapat kita lihat, dalam setiap kemasan dan tayangan iklan produk rokok, baik di media cetak maupun elektronik, selalu tertera pesan berupa peringatan yang baik, yaitu ; merokok dapat mengakibatkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin. Sehingga tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa rokok memang mengandung banyak bahan kimia yang membahayakan bagi manusia.
Ironisnya , “pesan atau peringatan baik” ini hanya sekedar pesan yang bersifat simbolis semata, bahkan sangat tidak efektif. Keberadaan pesan tersebut sama saja antara ada dan tidak adanya. Padahal telah diakui oleh para ahli, banyak bahaya yang ditimbulkan oleh sebatang rokok.

BAGAIMANA PULA DENGAN SYARIAT ISLAM?
Islam sangat menghormati jiwa. Karena itu, jika dalam kondisi yang benar-benar darurat, kita diharuskan makan meskipun barang tersebut haram. Begitu pula Islam melarang bunuh diri, dan lain sebagainya. Islam juga sangat menghargai akal manusia. Oleh sebab itu, Islam melarang benda-benda yang dapat menghilangkan kesadaran, baik yang hissi (benda padat semacam minuman keras, misalnya) atau bersifat maknawi, semacam judi, musik dan menyaksikan obyek-obyek yang diharamkan. Dan Islam juga benar-benar memperhatikan kesucian dan keselamatan an-nasl (keturunan). Maka, dianjurkan untuk menikah, persaksian dalam pernikahan, perhatian kepada anak-anak, melarang pernikahan dengan wanita pezina, larangan ikhtilath (campur baur antara laki-laki dan perempuan), dan sebagainya. [6]
Coba kita membandingkan nilai-nilai luhur dalam Islam ini, yang masuk dalam bingkai pemeliharaan dharuriyyatul-khams (lima perkara primer) dengan pesan atau peringatan yang melekat dalam setiap kemasan bungkus rokok. Hasinya, sangat bertentangan. Apalagi jika menghitung banyaknya uang yang dibelanjakan untuk membeli rokok, maka semakin jelas kebiasaan merokok sangat berseberangan dengan spirit pemeliharaan harta dalam Islam (hifzul mal).

BAWANG ATAUKAH ROKOK YANG MENYISAKAN BAU LEBIH BUSUK PADA MULUT ORANG?
Menyoal kegunaan bawang, setiap orang sudah mengetahui, hingga kelezatan kebanyakan makanan tidak lepas dari rempah-rempah ini. Akan tetapi harus dimengerti, yakni bagi orang yang mengkonsumsinya dalam keadaan mentah, ia tidak boleh masuk dan menghadiri shalat berjama’ah di masjid, sampai bau menyengat bawang dari mulutnya hilang.
Dari sahabat Ibnu Umar, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pada hari penaklukan Khaibar.
“Baragsiapa yang makan dari pohon ini –yaitu bawang putih- janganlah ia mendekati masjid kami”.[7]
Dari Jabir bin Abdillah, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
“Barangsiapa makan bawang putih atau bawang merah, hendaknya ia menjauhi kami (atau berkata), hendaknya ia menjauhi masjid kami dan duduk saja di rumahnya”
Dalam riwayat lain.
“Barangsiapa yang makan dari tanaman yang busuk ini : beliau (juga) pernah mengatakan barangsiapa makan bawang merah, bawang putih dan bawang bakung, hendaknya ia jangan mendekati masjid kami. Sebab malaikat terganggu dengan barang yang manusia terganggu dengannya” [8]
Syaikh Masyhur bin Hasan Alu Salman menyimpulkan, dalam hadits-hadits ini terdapat keterangan dibencinya makan bawang merah dan bawang putih ketika akan mendatangi masjid. Hal ini, karena Islam merupakan agama yang peduli dengan perasaan orang lain, menganjurkan bau yang normal dan moral yang baik. Tergolong dalam hukum ini juga, yaitu bawang putih, bawang merah dan jenis bawang bakung, serta setiap makanan yang mengandung bau tidak enak dan jenis lainnya.
Beliau menambahkan : Hukum –dalam masalah ini- di pelataran masjid dan tempat yang berada di dekatnya sama. Karena itu, Umar Radhiyallahu ‘anhu berkata dalam khutbahnya : “Kemudian kalian, wahai orang-orang yang makan dari dua tanaman ini. Aku tidaklah mengangapnya, kecuali khabits (buruk), (yaitu) bawang merah dan bawang putih ini. Aku pernah melihat Rasulullah, bila beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjumpainya baunya dari seseorang di dalam masjid, maka beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengeluarkannya sampai Baqi. Barangsiapa memakannya hendaknya mematikan baunya dengan dimasak (dahulu)” [9]
Oleh karena itu, sebagian ulama mengatakan, setiap orang yang pada dirinya terdapat bau tidak enak, membuat orang lain terganggu, harus dikeluarkan dari masjid, meski harus dengan menyeret tangan dan kakinya, bukan dengan menarik jenggot dan rambutnya. Demikian yang termuat dalam (kitab) Majalis Al-Abrar. [10]
Imam An-Nawawi rahimahullah memasukkan hadits-hadits tersebut di atas dalam judul “Bab larangan bagi orang yang makan bawang putih dan bawang merah, atau bawang bakung dan makanan sejenis yang mempunyai bau tidak sedap dari mendatangi masjid, sampai baunya hilang dan dikeluarkan dari dalam masjid”.
Begitu pulalah yang terjadi dengan orang yang merokok. Kebiasan menghisap rokok telah menyisakan bekas bau busuk. Sehingga keberadaaan orang tersebut di tempat mulia, seperti rumah-rumah Allah dihalangi untuk sementara. Syaikh Masyhur bin Hasan Alu Salman menyamakan hukumnya dengan hukum memakan bawang mentah. Disebabkan, terdapat kesamaan pada keduanya. Yaitu bau tidak enak yang menyengat.
Beliau berkata, “Faktor penyebab larangan menghadiri shalat jama’ah (bagi orang yang memakan bawang mentah) adalah bau yang busuk, sebagaimana tertuang pada sebagian hadits, dan terganggunya malaikat oleh apa saja yang mengganggu anak Adam, sperti terkandung dalam beberapa hadits, maka sesungguhnya, hukum rokok pun diikutsertakan dengan bawang merah dan dan bawang putih. Bahkan rokok, baunya lebih menusuk” [11]
Syaikh Bin Baz rahimahullah berkata : “Hadits ini dan hadits shahih lainnya yang semakna, menujukkan dibencinya (makruh) seorang muslim mendatangi shalat jama’ah, selama bau busuk masih kentara pada dirinya. Baik, karena usai makan bawang merah atau putih, atau makanan yang berbau tajam lainnya. Seperti juga rokok , sampai baunya sirna. Selain rokok mengandung bau yang busuk, hukumnya (juga) diharamkan, (yakni dengan) menilik banyaknya bahaya yang terkandung di dalamnya, dan keburukannya yang sudah diketahui. Rokok masuk dalam konteks firman Allah.
"Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk” [Al-A’raf : 157]
Dalam ayat lain.
"Mereka menanyakan kepadamu : “Apakah yang dihalalkan bagi mereka”. Katakanlah : Dihalalkan bagimu yang baik-baik” [Al-Maidah : 4]
Dan sudah diketahui, rokok bukan termasuk barang yang baik. Oleh karenanya, dapat dimengerti kalau rokok termasuk barang haram bagi umat ini” [12]
Kandungan surat Al-A’raf ayat 157 ini sudah cukup untuk menunjukkan kepada orang-orang yang berakal mengenai haramnya rokok. Ayat tersebut hanya membagi makanan dan minuman ke dalam dua jenis saja : tidak ada jenis yang ketiga. Makanan yang baik-baik diperbolehkan, dan makanan yang buruk diharamkan. Sekarang ini, siapakah yang berani mengatakan jika rokok itu baik dengan mempertimbangkan baunya, harta yang habis untuk membelinya, serta bahaya-bahaya fisik ataupun ekonomi yang muncul darinya?” [13]
Dalam Tanbihatun Ala Ba’dhil Akhtha ‘Allati Yaf’alluha Ba’dhul Mushallin. Syaikh Abdullah bin Al-Jibrin berkata : “Terhadap pemakaian sesuatu yang menyebabkan bau busuk lagi dibenci oleh penciuman manusia, seperti rokok, syisyah (merokok dengan cerobong panjang yang dijumpai di wilayah Arab) yang lebih buruk dari bawang merah dan bawang putih, yang menyebabkan para malaikat dan para jama’ah terganggu, maka kewajiban para jama’ah shalat, agar datang (ke masjid) dengan aroma yang enak, jauh dari hal-hal yang buruk”.

TERAPI MELEPASKAN DIRI DARI ROKOK
Dalam kitab Min Adhrari-Muskirati wal Mukhaddirat, Syaikh Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim Al-Jarullah, memberikan kiat bagi para pecandu rokok, agar terlepas dari kebiasaan buruk ini. [14]
Syaikh memberikan terapi.
[1]. Ketahuilah berdasarkan konsesus para dokter, merokok merupakan salah satu cara penganiayaan anda kepada tubuh anda yang indah.
[2]. Kenalilah bahaya-bahaya merokok ditinjau dari kesehatan, sosial dan ekonomi, dan sadarilah, Mulailah memikirkan untuk meninggalkannya, dan bulatkan tekad disertai tawakal kepada Allah.
[3]. Buatlah satu daftar harian tentang keburukan-keburukan rokok terhadap diri anda dan kawan-kawan anda.
[4]. Jauhilah sebisa mungkin bergaul dengan para perokok dan dari bau rokok. Usahakan hidup dalam suasana udara yang segar dan sibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat.
[5]. Gunakan siwak atau benda untuk menggosok gigi, atau dengan lainnya, jika anda merasakan keinginan kepada rokok.
[6]. Konsumsilah segelas juice lemon, anggur dan jeruk. Karena bisa mengeliminasi hasrat merokok.
[7]. Merokok juga merupakan kebiasaan yang bisa berubah. Artinya, meninggalkan rokok bukan perkara mustahil.
[8]. Bila anda ingin membeli atau mengkonsumsinya, pikirkanlah, apakah ia halal ataukah haram? Apakah bermanfaat ataukah mengandung bahaya? Apakah termasuk barang yang baik ataukah keji? Maka anda akan menjumpai jawaban, bahwa rokok itu haram, berbahaya dan barang yang keji.
[9]. Kalau anda ragu-ragu untuk meninggalkan rokok, sungguh telah banyak orang yang telah berhasil memutuskan untuk tidak merokok. Artinya, putus hubungan dengan rokok bukan kejadian mustahil.
[10]. Anda harus menyadari bahwa rokok sulit untuk dikatakan bukan barang haram, karena melihat dampak buruknya bagi perokok aktif maupun pasif.
[11]. Memohon pertolongan kepada Allah agar memudahkan bebas dari jeratan rokok

ENGKAU TELAH MENYAKITI KAMI DENGAN ASAP ROKOK
Syaikh Masyhur bin Hasan Alu Salman mengatakan, bahwa kebiasaan merokok termasuk dapat merusak kehormatan, dikarenakan hukumnya haram. Binatang-binatang pun tidak menyukainya. Bau busuknya telah mengganggu banyak manusia, dan malaikat terganggu dengan sesuatu yang mengganggu manusia. Terlebih lagi jika memperhatikan bahaya-bahaya yang tidak terhitung jumlahnya. Rokok tidak dikonsumsi, kecuali memperlihatkan gambaran yang buruk menurut pandangan para ulama (rabbani). Akan tetapi, orang-orang kebanyakan begitu terjerat olehnya. Sampai ada yang berbuka puasa dengan menghisap rokok terlebih dahulu, atau untuk memulai makan atau minum. La haula wala quwwata illa billah. [15]
Sehingga, bila masih saja ada seseorang yang membela diri dengan tetap berbuat buruk, misalnya merokok, itu menandakan pada orang tersebut ada sesuatu yang rusak. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata : “ Seseorang yang sudah rusak jiwanya, atau keseimbangan dirinya, ia akan menyukai dan menikmati perkara-perkara yang membahayakan dirinya. Bahkan ia begitu merindukannya sampai merusak akal, agama, akhlak, jasmani dan hartanya”[16]
Kesimpulan yang bisa didapatkan berdasarkan kaidah-kaidah universal yang menjadi spirit agama Islam, disertai beberapa keterangan ulama rabbani, maka kita mengetahui, rokok bukan termasuk barang-barang yang pantas dinikmati oleh seorang muslim. Ini mengingat, besarnya bahaya yang timbul dari rokok. Apalagi bila disulut oleh sekian banyak orang secara rutin, maka semakin meyakinkan bahwa tidak ada pilihan lain. Jika rokok harus ditinggalkan. Gangguan kesehatan pada perokok aktif dan pasif, gangguan sosial dan ekonomi sudah tidak terelakkan, dan semakin menguatkan pandangan, bila rokok hanya akan membuat hidup lebih redup. Sehingga bila masih diperdebatkan boleh atau tidak untuk mengkonsumsinya, akan memporak-porandakan kaidah umum yang melekat pada syari’at Islam, yang menjungjung tinggi dalam melindungi jiwa, harta, keturunan dan kemaslahatan umum.
Rumah yang baik adalah rumah yang tidak terdapat korek penyulut rokok ataupun asbak. Baik barang itu berasal dari yang promosi gratisan atau lainnya. Sepertinya perlu menempelkan peringatan tentang larangan merokok di rumah masing-masing, sebagai sarana untuk mengingatkan orang-orang yang hendak merokok dengan cara yang baik, sehingga mengurungkannya.

[Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 03/Tahun XI/1428H/2007M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Almat Jl. Solo – Purwodadi Km. 8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183. telp. 0271-5891016]

[1]. Taisir Karimir Rahman hal. 553 Muassasah Risalah I Th.1423H – 2002M
[2]. Al-Athimah, Dr Shalih Al-Fauzan, Maktabah Al-Ma’arifg, Cetakan II, Tahun 1419H – 1999M, halaman 18.
[3]. Al-Athimah, Dr Shalih Al-Fauzan, halaman 28
[4]. Majmu Fatawa (1/265) dinukil dari Maqashidusy Syari’ah Inda Ibni Taimiyah, Dr Yusuf Ahmad Muhammad Al-Badawi, cetakan I Tahun 1421H – 2000M
[5]. Maqashidusy Syari’ah Inda Ibni Taimiyah, halaman 287[6]. Maqashidusy Syari’ah Inda Ibni Taimiyah, halaman 461-479
[7]. HR Al-Bukhari no. 853, 4215, 4217, 4218, 5521, 5522 dan Muslim no. 561[8]. HR Muslim no. 564
[9]. HR Muslim no. 567
[10]. Fatwa Fi Hukmid Dukhan, dinukil dari Al-Qaulul Mubin fi Akhta-il Mushallin, halaman 199
[11]. Al-Qaulul Mubin, Masyhur Hasan Alu Salman, halaman 199
[12]. Fatawa (1/82), dinukil dari Al-Qaulul Mubin, halaman 200
[13]. Akhthar Tuhaddidul Buyut, darul Wathan, Cetakan I Tahun 1411H, halaman 36-37.
[14]. Min adhraril Muskirati wal Mukhaddirat, Syaikh Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim Al-Jarullah, Penerbit Wizarah Dakhiliyyah KSA, Cetakan II, Tahun 1404H, halaman 53. Da’it-Tadkhin Wabda-il Hayah. Dr Ahmad bin Abdir Razzaq Bafarath dan Abdul Majid bin Abdul Karim Ad-Darwisy, halaman 22-23.
[15]. Al-Muru’ah wa Khawarimuha, Masyhur Hasan Alu Salman, Dar Ibni Affan, Cetakan I Tahun 1415H-1995M, halaman 118
[16]. Majmu Fatawa (19/34) dinukil dari Al-Maqashid, halaman 461

Memperkenalkan Blog Masjid Nurul Fallah

MEMAKMURKAN MASJID DAN MENDATANGI MASJID [UNTUK BERIBADAH


OlehDr Shalih bin Ghanim bin Abdillah As-Sadlani.

Masjid merupakan Baitullah, di dalamnya Ia disembah dan senantiasa disebutnama-Nya. Masjid merupakan menara petunjuk dan bendera Islam. Allahmemuliakan serta mengagungkan orang yang mengikatkan dirinya dengan masjid.
Allah berfirman.
"Artinya : Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Makajanganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah)Allah" [Al-Jin : 18]
Masjid-masjid itu dibangun agar manusia mengerjakan shalat dan berdzikirkepada Allah, membaca Al-Qur'an dan taqarrub kepada-Nya, merendah dihadapan-Nya dan mengharapkan pahala di sisi-Nya.
Sesungguhnya memakmurkan masjid adalah bagian terbesar untuk taqarub kepadaAllah Subhanahu wa Ta'ala. Di antara bagian dari memakmurkan masjid adalahmembangun, membersihkan, membentangkan permadani, meneranginya dan masihbanyak lagi bagian-bagian dari pemerliharaan masjid. Adapula memakmurkanmasjid dengan i'tikaf di dalamnya, shalat dan senantiasa mendatanginyadengan berjama'ah, mengajarkan ilmu-ilmu yang bermanfaat, membaca Al-Qur'an,belajar dan mengajarkannya. As-Sunnah telah menjelaskan keutamaan danbalasan yang besar dalam memakmurkan, membangun dan memelihara masjid.
Diriwayatkan dalam shahih Muslim, Utsman Radhiyallahu 'anhu telah mendengarRasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.
"Artinya : Barangsiapa telah membangun masjid karena Allah Subhanahu waTa'ala (Bukair berkata : Saya menyangka beliau berkata dengan mengharapwajah Allah), maka Allah akan membangunkannya rumah di Jannah" [ShahihMuslim 1/378 no. 533 urutan 24 kitab al-Masajid bab 4]
Maksudnya karena ikhlas dengan mengharap wajah Allah Subhanahu wa Ta'alasemata serta mengharap keridhaan-Nya, tidak riya, sum'ah dan tidak pulakarena mencari pujian manusia serta bukan karena satu tujuan atautujuan-tujuan yang lain.
Seperti telah dijelaskan tentang keutamaan memakmurkan masjid, dijelaskanpula tentang keutamaan menyiapkan masjid untuk shalat dan pujian bagi orangyang melaksanakannya. Dalam shahih Muslim, Abu Hurairah berkata :Sesungguhnya ada seorang wanita berkulit hitam yang berkhidmat pada masjid(dalam riwayat lain ; seorang pemuda). Suatu ketika Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam tidak melihatnya, maka beliau bertanya tentang dia, parashahabat menjawab, Ia telah meninggal. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda.
"Apakah tidak ada kemampuan bagimu untuk memberitahukan kepadaku (tentangkematiannya, ada yang menjawab, sepertinya mereka menganggap kecil masalahitu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :"Tunjukkan padaku kuburannya, maka ditunjukkanlah beliau pada kuburantersebut, beliau mendo'akannya kemudian bersabda:"Artinya : Sesungguhnyaahli kubur ini dipenuhi kegelapan dan Allah meneranginya dengan shalatkuterhadap mereka" [Shahih Muslim 2/658 no 956 urutan 71 Kitab al-Janaiz babash-shalat 'ala al-Kubur]
Telah ada beberapa nash sharih lagi shahih yang menjelaskan keutamaanmendatangi masjid untuk menunaikan shalat, dzikir dan qira'ah Qur'an. Orangyang menziarahi masjid itu berada dalam penjagaan Allah dan mendapatkanrahmat-Nya selagi ia duduk didalamnya, menjaga adab-adabnya dan selalumenghubungkan hatinya dengan Allah.
Sesungguhnya shalat seseorang di dalam masjid dilebihkan dari shalat yangdilakukan di rumah atau di pasar dengan 25 derajat atau 27 derajat. Beberapanash telah menjelaskan bahwa orang yang mendatangi masjid dalam gelap, makaAllah akan meneranginya dengan sempurna pada hari kiamat, seperti orang yangpergi ke masjid di pagi hari atau di malam hari, Allah akan menyediakanbaginya rumah di jannah. Ini merupakan fadhilah yang besar, takkan ada orangyang melampui batas atau meremehkannya kecuali orang yang lalai ataupemalas, maka haram baginya mendapatkan kebaikan saudaranya semuslim.
Lihat beberapa hadits yang telah menjelaskan apa yang telah saya katakanaini, supaya menjadi ilmu, bashirah dan petunjuk, dengan itu pula supayakalian melaksanakan rukun ini sebagai ilham dari syi'ar-syi'ar Islam dimasjid bersama jama'ah lain untuk mendapatkan ridha dan balasan dari Allahdi dunia dan di akhirat.
Dari Abu Hurairah, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.
"Artinya : Shalat seseorang (di masjid dengan berjama'ah) itu dilebihkandengan 25 derajat dari shalat yang dikerjakan di rumah dan di pasar,sesungguhnya salah seorang di antara kalian jika berwudlu kemudianmenyempurnakannya lalu mendatangi masjid, tak ada keinginan yang lainkecuali untuk shalat, maka tidaklah ia melangkah dengan satu langkah punkecuali Allah mengangkatnya satu derajat, dan terhapus darinya satukesalahan hingga ia masuk masjid ..." [Muttafaqun 'alaih, Lu'lu wal Marjan,yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim 1/131 no. 387]
Orang yang menziarahi masjid berada dalam perlindungan dan rahmat dari Allahselagi tetap dalam duduk dan menjaga adab-adabnya dengan menghadapkan hatikepada Allah semata.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda.
"Artinya : Maukah aku tunjukkan kepadamu sesuatu yang menyebabkan Allahmenghapuskan kesalahan-kesalahan dan mengangkat derajat ..? para shahabatmenjawab ; Ya wahai Rasulullah, beliau bersabda, "Menyempurnakan wudlu meskidalam keadaan susah dan banyak-banyak mendatangi masjid, menunggu shalatsetelah shalat.... itulah ribat, itulah ribat, itulah ribat" [Shahih Muslim1/219 no 251 urutan 41 bab 14 kitab At-Thaharah]
Allah berfirman.
"Artinya : Bertasbihlah kepada Allah di masjid-masjid yang telahdiperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktupagi dan waktu petang, laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dantidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, dan (dari) mendirikansembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hariyang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (Mereka mengerjakanyang demikian itu) supaya Allah memberi balasan kepada mereka (denganbalasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supayaAllah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezki kepadasiapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas" [An-Nur : 36-38]
Banyak sekali ayat dan hadits-hadits dalam bab ini, maka bagi orang yangberkhidmat di masjid dan bertanggung jawab atas masjid baik atas namapribadi, jama'ah, yayasan atau yang lain haruslah menghidupkan masjid denganmembangun, membersihkan, menghamparkan permadani, penerangan dankesinambungan pemenuhan air serta lainnya yang termasuk di dalamnya demikemudahan dan kelancaran hamba Allah untuk melaksanakan amal-amal yang besardi dalam masjid.

[Disalin dari kitab Shalat Al-Jama'ah Hukmuha Wa Ahkamuha Wat Tanbih 'Ala MaYaqa'u Fiiha Min Bid'ain Wa Akhthain edisi Indoensia Shalat Berjama'ah,Panduan Hukum, Adab, Hikmah. hal 61-65, Pustaka Arafah]sumber http://www.almanhaj.or.id/